Sosok Ahmed Yassin, Tokoh Pendiri Hamas yang Terbunuh Setelah Sholat Subuh

Selasa, 10 Oktober 2023 - 15:10 WIB
loading...
Sosok Ahmed Yassin,...
Syaikh Ahmed Yassin lahir di al-Jura, sebuah desa di wilayah Palestina pada Tahun 1936. Foto/dok biografikamikamu
A A A
Sosok Syaikh Ahmad Yassin mungkin sudah tidak asing bagi sebagian orang. Dalam riwayatnya, ia dikenal sebagai salah seorang pendiri Hamas.

Baru-baru ini, Hamas melancarkan sebuah serangan bertajuk "Operasi Badai Al-Aqsa" kepada Israel. Tindakan ini pun memperpanas ketegangan yang terjadi antara Israel dengan kelompok militan Palestina tersebut.

Melihat ke belakang, Hamas telah berdiri sekitar tahun 1980-an. Mendeklarasikan diri sebagai Gerakan Perlawanan Islam, mereka juga memiliki riwayat konflik panjang dengan Israel.

Mendengar nama Hamas, ada sejumlah tokoh penting yang sudah dikenali sebagai sosok pendirinya. Dari sekian banyak, salah satu di antaranya adalah Syaikh Ahmed Yassin.

Sosok Syaikh Ahmed Yassin
Ahmed Yassin lahir pada tahun 1936. Tempat kelahirannya adalah al-Jura, sebuah desa yang dulunya ada di wilayah Palestina.

Saat muda, Ahmed Yassin turut kehilangan tanah airnya yang diduduki. Ia pun menemani keluarga serta puluhan ribu pengungsi lainnya ke Jalur Gaza.

Mengutip Al-Jazeera, Senin (9/10/2023), kehidupannya semakin rumit ketika mengalami cedera saat berolahraga pada usia 12 tahun. Kondisi tersebut lantas membuatnya lumpuh dan terpaksa menggunakan kursi roda.

Terlepas dari keadaannya, Ahmed Yassin pergi ke Mesir pada 1959. Ia sempat menghabiskan sekitar satu tahun untuk belajar di Universitas Ain Shams. Sayang, pendidikannya harus terhenti karena kekurangan dana. Alhasil, ia pun memutuskan kembali ke Gaza dengan membawa bekal yang dirasa sudah cukup.

Namun, ada faktor lain yang dianggap membuat Ahmed Yassin semakin yakin untuk pulang. Hal ini karena adanya pengaruh Ikhwanul Muslimin Mesir yang nantinya akan mengilhami kemunculan Hamas di kemudian hari.

Beberapa waktu berjalan, Ahmed Yassin mulai dikenal namanya. Ia menjadi seorang guru studi Arab dan Islam serta mendapat reputasi sebagai salah satu pengkhotbah yang paling dihormati.

Sempat ditahan karena dianggap membentuk organisasi ilegal oleh Israel, Ahmed Yassin mendirikan Hamas pada 1987. Sekadar informasi, waktu itu ia tercatat sebagai salah satu petinggi Ikhwanul Muslimin yang berbasis di Gaza.

Pada 1989, ia kembali ditangkap karena tuduhan menghasut kekerasan. Sekitar 1997, Ahmed Yassin baru dibebaskan setelah sebuah kesepakatan terjadi antara Israel dan Raja Husain dari Yordania.

Menghabiskan waktu bertahun-tahun di penjara, kondisi kesehatan Ahmed Yassin memburuk. Ia bahkan sudah mulai kehilangan penglihatan serta menderita penyakit pernapasan.

Meski demikian, kondisi tak lantas membuat pengaruhnya di Hamas luntur. Selama pemberontakan kedua (Intifada al-Aqsa) 2000, Yassin sempat mengusulkan inisiatif gencatan senjata.

Melihat potensinya sebagai ancaman besar, Perdana Menteri Israel waktu itu, Ariel Sharon, secara terbuka menyerukan pembunuhan terhadap Ahmed Yassin. Sekitar 6 September 2003, sebuah jet tempur F-16 menyerang rumah persinggahan Yasin. Waktu itu, ia masih selamat dan mengalami luka ringan.

Namun, Israel kembali memburunya. Pada 22 Maret 2004, Syaikh Ahmed Yassin terbunuh bersama sembilan orang lain akibat serangan helikopter Israel. Waktu itu, tokoh pendiri Hamas tersebut menjadi sasaran ketika keluar dari sebuah masjid setelah menunaikan sholat Subuh.

Kematian Syaikh Ahmed Yassin mendapat tanggapan beragam dari dunia. Setelahnya, protes pun dilakukan warga Palestina dengan mengutuk tindakan biadab Israel.

Tak hanya kecaman dari dunia internasional, pemimpin Brigade Al-Aqsa di Tepi Barat juga menyampaikan kemarahannya. Ia menyebut pihaknya bakal segera melakukan pembalasan yang setimpal terhadap Israel.

Baca Juga: Profil Hamas, Gerakan Perlawanan Islam Bermakna Semangat
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
4 Perbedaan El Nino...
4 Perbedaan El Nino dan La Nina yang Sering Dianggap Sama
Gerhana Matahari Hibrid,...
Gerhana Matahari Hibrid, Ahli Sebut Langit Indonesia Akan Sajikan 2 Fenomena Alam Sekaligus
Mengapa Salju Berwarna...
Mengapa Salju Berwarna Putih tapi Air Tampak Jernih?
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved