Pembelaan AS atas Kekejaman Israel dalam Menghadapi Intifadah

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 15:10 WIB
loading...
Pembelaan AS atas Kekejaman...
Amerika Serikat secara terang-terangan membela Israel dalam menangani masalah pemberontakan rakyat Palestina di wilayah pendudukan. Ilustrasi: al jazeera
A A A
Amerika Serikat secara terang-terangan membela Israel dalam menangani masalah pemberontakan rakyat Palestina di wilayah pendudukan. Padahal Negeri Yahudi itu jelas-jelas melanggar hak asasi manusia atau HAM . "Tidak ada keraguan dalam benak saya bahwa Israel diberi standar lebih tinggi dibanding yang lain-lainnya," ujar Richard Schifter yang kala itu menjabat sebagai Asisten Menteri Luar Negeri untuk Hak-Hak Asasi Manusia Amerika Serikat.

Mantan anggota Kongres AS , Paul Findley (1921 – 2019), menjelaskan Schifter mengeluarkan pernyataan ini dalam kesaksiannya di hadapan dengar pendapat Dewan yang pertama mengenai intifadah pada 9 Mei 1990 --dua setengah tahun setelah pemberontakan dimulai.

Baca juga: Jejak Kekejaman Israel dalam Menghadapi Intifadah

Paul Findley, dalam bukunya berjudul "Deliberate Deceptions: Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship" yang diterjemahkan Rahmani Astuti menjadi "Diplomasi Munafik ala Yahudi - Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel" (Mizan, 1995) mengatakan kesaksiannya itu dibantah oleh saksi-saksi lainnya.

Mereka yang membantah itu antara lain seperti Michael Posner, direktur eksekutif Lawyers Commitee for Human Rights; Kenneth Roth, wakil direktur Human Rights Watch; dan Sarah Roy, seorang ahli akademisi mengenai Jalur Gaza .

Menurut Paul Findley, mereka semua bersaksi bahwa penggunaan kekerasan oleh Israel sudah keterlaluan dan telah menyebabkan banyaknya kematian yang tak perlu, termasuk kematian 102 anak-anak di bawah usia enam belas tahun.

Mereka juga mengecam penyiksaan Israel atas para tawanan, penahanan-penahanan administratif untuk menangkap orang-orang Palestina tanpa tuduhan atau pengadilan, deportasi orang-orang Palestina, dan penghancuran rumah-rumah Arab.

Komite Anti-Diskriminasi Arab-Amerika (ADC) menuntut pemecatan Schifter, dengan tuduhan telah secara sengaja mematahkan kecaman atas Israel. Pemerintah Bush menolak.

Baca juga: 12 Laporan Kritis tentang Kekejaman Israel Pasca-Intifadah Desember 1987

ADC mencatat bahwa Schifter adalah presiden pendiri Lembaga Yahudi untuk Urusan Kemananan Nasional (JINSA), suatu kelompok yang diorganisasikan untuk "memberi informasi pada komunitas pertahanan dan keamanan nasional mengenai nilai kerja sama strategis antara AS dan Israel.

Presiden ADC, Abdeen Jabara, menuduh bahwa "Duta Besar Schifter lebih mempedulikan citra Israel daripada melindungi hak-hak asasi manusia dan melaksanakan mandat hukum Amerika." Permintaan dari Jabara untuk menemui Schiffer ditolak.

Lepas dari kesaksiannya yang bertentangan, kantor Richard Schifter sendiri di Kementerian Luar Negeri mengeluarkan laporan-laporan mengenai intifadah yang tidak meninggalkan keragu-raguan tentang hakikat dan meluasnya pelanggaran-pelanggaran Israel.

Baca juga: 10 Fakta Sejarah Perang Gaza selama Berabad-abad, Salah Satunya Gerakan Intifada
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Gali Semua Tanah Palestina,...
Gali Semua Tanah Palestina, Arkeolog Blak-Blakan Soal Kuil Suci Sulaiman
Ilmuwan Rilis Panduan...
Ilmuwan Rilis Panduan Bertahan Hidup untuk Menghindari Bencana Perubahan Iklim
Fenomena Luar Angkasa...
Fenomena Luar Angkasa Paling Langka Akan Terlihat dari Bumi
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
Eks Intelijen AS: Hamas...
Eks Intelijen AS: Hamas Menang Besar atas Militer Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved