Takut Kalah! Israel Rogoh Rp39,7 Miliar untuk Menangkan Perang di Media Sosial

Minggu, 05 November 2023 - 11:05 WIB
loading...
Takut Kalah! Israel...
Hasbara, bukan sekadar buzzer. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Kementerian Urusan Diaspora dan Pemberantasan Antisemitisme atau The Diaspora Affairs and Combating Antisemitism Ministry menginvestasikan NIS 10 juta atau Rp39,7 miliar (1 shekel + Rp3.970) untuk memenangkan perang di media, termasuk membayar buzzer .

Dukungan para artis dan influencer terhadap Israel di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia, ditengarai tidak lepas dari campur tangan negeri Yahudi itu. Kampanye Israel di berbagai media di seluruh dunia itu dikenal dengan sebutan "hasbara".

Jerusalem Post melaporkan kampanye hasbara global perlu dilakukan bertujuan untuk mendorong organisasi dan perusahaan di seluruh dunia untuk terlibat dalam advokasi bagi Israel. "Masalah ini diperluas dalam waktu dekat agar perusahaan dan organisasi tersebut dibayar karena memiliki sukarelawan yang bekerja di hasbara atas nama mereka," ujar Jerusalem Post.

Baca juga: Kebelet Ingin Diakui, Israel Kerahkan Buzzer Buat Merayu Timur Tengah

“Keberhasilan dalam perang bergantung pada komponen ini. Tidak ada alternatif selain kemampuan sipil di sini dan di media sosial. Ini adalah salah satu bidang yang paling kritis saat ini,” ujar pejabat kementerian tersebut.

CEO Gitam Media Group, Ido Har-Tov, mengatakan perusahaannya telah menyiapkan ruang berkapasitas 200 orang yang berfokus pada pembuatan konten hasbara.

“Kami mulai membuat antara 40 dan 50 video sehari,” katanya. "Kami memiliki puluhan juta penayangan. Kami bisa menjadi alat paling signifikan bagi negara ini dalam hasbara."

Ella Keinan juga sibuk dengan hasbara sejak awal perang. Sejak 7 Oktober, kontennya telah ditonton lebih dari 80 juta kali.

“Tujuan kami adalah menjelaskan kepada orang-orang bagaimana mereka dapat melakukan [hasbara] sendiri dan menjelaskan bagaimana mereka membantu kami menjadi viral,” katanya. “Negara ini, dengan segala kerumitannya, tidak memiliki alat untuk menangani perlawanan ini. Hal ini perlu dilakukan di tingkat sipil.”

“Saat ini, akan ada tanggapan dari Diaspora Yahudi karena mereka sendiri yang merasakan dampak buruknya dan melihat Eropa dan Amerika saat ini,” pungkas Elkin. “Kami dapat dengan mudah mengenali orang-orang yang ingin segera berinvestasi di bidang ini.”

Baca juga: 6 Omong Kosong Israel untuk Dirikan Negara Yahudi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Rekomendasi
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Ternyata Bumi Bukan Memiliki 7 Benua
Ilmuwan Temukan Deposit...
Ilmuwan Temukan Deposit Litium Terbesar di Dasar Danau
Wanita Ini Temukan Harta...
Wanita Ini Temukan Harta Karun Besar Berusia 900 Tahun saat Jalan-jalan
Artikel Terkini
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved