Islam Menganjurkan Umatnya Percaya Diri, Ini Dalilnya!
Kamis, 23 November 2023 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Innallażīna qālụ rabbunallāhu ṡummastaqāmụ tatanazzalu ‘alaihimul-malā`ikatu allā takhāfụ wa lā taḥzanụ wa absyirụ bil-jannatillatī kuntum tụ’adụn
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (Fussilat: 30).
Ayat-ayat di atas dapat dikategorikan dengan ayat yang berbicara tentang persoalan percaya diri, karena berkaitan dengan sifat dan sikap seorang mukmin yang memiliki nilai positif terhadap dirinya dan memiliki keyakinan yang kuat.
Dengan membandingkan diri dengan orang lain, tentu saja membuat Anda iri dan perilaku tersebut bukanlah hal yang sehat dan Allah pun tidak menyukai orang yang iri.
Apabila merasa iri karena hal fisik, sebaiknya Anda bersyukur karena Allah telah menciptakan manusia dalam sebaik-baiknya bentuk. Ataupun hal lain soal pencapaian, ingatlah bahwa Allah akan memberikan rezeki pada hamba-Nya sesuai dengan porsinya.
Ada baiknya sebelum melakukan sesuatu mulailah dengan niat yang baik dan bacakan basmallah agar Anda pun tidak merasa tergesa-gesa. Menerima keraguan, bukan berarti melakukan suatu kegiatan tanpa persiapan. Anda tetap harus memahami yang akan dijalani, dengan tetap merangkul keraguan diri sendiri.
Dengan memperbanyak muhasabah diri, kita mampu mengoreksi kegagalan atau kesalahan yang pernah diperbuat. Sebetulnya hal tersebut memang manusiawi. Akan tetapi sebaiknya janganlah berlarut-larut.
Anda harus meyakini bahwa Allah tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan manusia. Maka, bermuhasabah dirilah dengan meminta pertolongan kepada Allah agar senantiasa memberikan apa yang kita inginkan.
Baca juga: Jagalah 5 Hal Sebelum Datang yang Lima
Wallahu A'lam
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (Fussilat: 30).
Ayat-ayat di atas dapat dikategorikan dengan ayat yang berbicara tentang persoalan percaya diri, karena berkaitan dengan sifat dan sikap seorang mukmin yang memiliki nilai positif terhadap dirinya dan memiliki keyakinan yang kuat.
Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri
Lalu, bagaimana cara meningkatkan diri dalam Islam ini? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara-caranya:1. Berhenti Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain
Jangan pernah membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Sebaiknya tanamkan dalam diri Anda, bahwa hidup bukanlah sebuah kompetisi. Anda mungkin sering merasa kalah dari pencapaian rekan Anda, iri saat mendengar gaji sahabat lebih tinggi atau merasa tidak percaya diri karena fisik orang lain menurut Anda lebih baik.Dengan membandingkan diri dengan orang lain, tentu saja membuat Anda iri dan perilaku tersebut bukanlah hal yang sehat dan Allah pun tidak menyukai orang yang iri.
Apabila merasa iri karena hal fisik, sebaiknya Anda bersyukur karena Allah telah menciptakan manusia dalam sebaik-baiknya bentuk. Ataupun hal lain soal pencapaian, ingatlah bahwa Allah akan memberikan rezeki pada hamba-Nya sesuai dengan porsinya.
2. Menerima Keraguan Diri
Seringkali merasakan keraguan dalam diri? Hal tersebut merupakan hal yang wajar, bahkan bagi orang yang sudah berpengalaman sekalipun. Sebetulnya Anda tidak harus 100% percaya diri, sebelum melakukan sesuatu.Ada baiknya sebelum melakukan sesuatu mulailah dengan niat yang baik dan bacakan basmallah agar Anda pun tidak merasa tergesa-gesa. Menerima keraguan, bukan berarti melakukan suatu kegiatan tanpa persiapan. Anda tetap harus memahami yang akan dijalani, dengan tetap merangkul keraguan diri sendiri.
3. Persiapan dan Pemahaman yang Matang
Ada hal yang harus Anda ingat pula, yakinlah bahwa sesuatu apapun yang memudahkan Anda merupakan bentuk kasih sayang Allah. Allah yang telah memberi kemudahan dan melancarkan segalanya. Jadi, tetap ikhtiarkan dan pasrahkan hasilnya kepada Allah.4. Melakukan Muhasabah Diri
Dengan bermuhasabah diri, tentu saja akan meningkatkan kepercayaan diri kita. Mengapa? Karena bermuhasabah diri akan membantu Anda untuk merenungkan suatu hal, seperti contohnya Anda membuat kesalahan atau kegagalan sehingga sering menurunkan rasa percaya diri.Dengan memperbanyak muhasabah diri, kita mampu mengoreksi kegagalan atau kesalahan yang pernah diperbuat. Sebetulnya hal tersebut memang manusiawi. Akan tetapi sebaiknya janganlah berlarut-larut.
Anda harus meyakini bahwa Allah tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan manusia. Maka, bermuhasabah dirilah dengan meminta pertolongan kepada Allah agar senantiasa memberikan apa yang kita inginkan.
Baca juga: Jagalah 5 Hal Sebelum Datang yang Lima
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :