Khalifah Utsman Menolak Menghukum Putra Umar bin Khattab yang Membunuh 3 Orang Persia
Senin, 25 Desember 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Haekal mengatakan sebenarnya fatwa pembunuhan terhadap Ubaidillah itu kejam, dan dari segi keadilan masih merupakan syubhat. Anggaplah salah dalam keyakinannya bahwa Hormuzan dan Jufainah berkomplot dengan Abu Lu'lu'ah untuk membunuh ayahnya. Tetapi dalam hal ini ia masih dapat dimaafkan dalam arti dapat menghilangkan syubhat tadi dan melindunginya dari hukuman serta meringankan pelaksanaan hukumnya.
Boleh jadi persekongkotan makar itu akan terbongkar kalau Utsman mengadakan penyelidikan yang saksama, dan dengan cara yang meyakinkan dapat menghilangkan semua keraguan.
Baca juga: Kisah Utsman bin Affan Menangis karena Kuburan, Ini Nasihatnya
Kesaksian Abdur-Rahman bin Abu Bakar dan Abdur-Rahman bin Auf sudah cukup untuk membela Ubaidillah atas perbuatannya itu, sekalipun tak dapat dijadikan bukti terhadap Hormuzan dan Jufainah.
Dan kesaksian keduanya sudah memperkuat bahwa senjata tajam yang digunakan membunuh Umar di tangan komplotan rahasia itu.
Barangkali Utsman berpendapat untuk tidak mengadakan penyelidikan yang bukan tidak mungkin dapat membangkitkan kemarahan Persia, dan menambah dendam mereka terhadap Arab.
Oleh karena itu ia membayar diat para korban pembunuhan itu dari hartanya sendiri, dan dalam waktu yang bersamaan ia menyuruh Ziyad bin Labid al-Bayadi agar menghentikan segala sindiran kepada Ubaidillah bin Umar.
"Dengan demikian padamlah segala desas desus dan fitnah yang tak perlu diungkit-ungkit, dan kaum Muslimin di seluruh kawasan Islam kembali ke dalam kehidupan seperti sebelum Umar wafat," tutur Haekal.
Baca juga: Pasca-Terbunuhnya Utsman bin Affan: Delapan Hari Tanpa Khalifah
Boleh jadi persekongkotan makar itu akan terbongkar kalau Utsman mengadakan penyelidikan yang saksama, dan dengan cara yang meyakinkan dapat menghilangkan semua keraguan.
Baca juga: Kisah Utsman bin Affan Menangis karena Kuburan, Ini Nasihatnya
Kesaksian Abdur-Rahman bin Abu Bakar dan Abdur-Rahman bin Auf sudah cukup untuk membela Ubaidillah atas perbuatannya itu, sekalipun tak dapat dijadikan bukti terhadap Hormuzan dan Jufainah.
Dan kesaksian keduanya sudah memperkuat bahwa senjata tajam yang digunakan membunuh Umar di tangan komplotan rahasia itu.
Barangkali Utsman berpendapat untuk tidak mengadakan penyelidikan yang bukan tidak mungkin dapat membangkitkan kemarahan Persia, dan menambah dendam mereka terhadap Arab.
Oleh karena itu ia membayar diat para korban pembunuhan itu dari hartanya sendiri, dan dalam waktu yang bersamaan ia menyuruh Ziyad bin Labid al-Bayadi agar menghentikan segala sindiran kepada Ubaidillah bin Umar.
"Dengan demikian padamlah segala desas desus dan fitnah yang tak perlu diungkit-ungkit, dan kaum Muslimin di seluruh kawasan Islam kembali ke dalam kehidupan seperti sebelum Umar wafat," tutur Haekal.
Baca juga: Pasca-Terbunuhnya Utsman bin Affan: Delapan Hari Tanpa Khalifah
(mhy)
Lihat Juga :