Kisah Muslim Bahrain Murtad setelah Rasulullah SAW Wafat
Rabu, 27 Desember 2023 - 12:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Trio Jenderal Bertempur Bersama Perangi Kaum Murtad di Oman
Jarud berkata, "Kamu tahu bahwa dulu nabi-nabi itu banyak, apa yang terjadi? Mati." "Bahwa Muhammad sallallahu 'alaihi wa sallam juga wafat seperti para nabi sebelumnya itu," sambung Jarud pula.
"Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad hamba dan Rasul-Nya." Mereka semua pun mengucapkan kalimat syahadat itu dan mereka kembali dan bertahan dengan Islam.
Hanya saja, kembalinya Banu Abdul Qais tidak merintangi penduduk Bahrain dari pemurtadannya. Dengan dipimpin oleh al-Hutam bin Dabi'ah, saudara Banu Qais bin Sa'labah bahkan mereka yang tetap kukuh itu berkumpul dan mengembalikan kerajaan kepada keluarga al-Munzir. Sebagai rajanya mereka menobatkan al-Munzir bin Nu'man al-Munzir al-Garur (yang menyesatkan).
Mereka berusaha agar Jarud dan pengikut-pengikutnya meninggalkan Islam. Tetapi segala usaha mereka tak berhasil. Melihat keadaan demikian, Hutam pergi ke Qatif dan ke Hajar. Ia berusaha membujuk warga keturunan Persia kedua tempat itu, dan merangkul mereka yang belum masuk Islam.
Mereka mengepung Jarud dan sahabat-sahabatnya yang lain di kawasan Juwasa, dengan mendapat bantuan dari Persia dan istananya. Mereka mengepung demikian rupa sehingga Jarud dan pengikutnya hampir mati kelaparan. Sungguhpun begitu tak seorang pun dari mereka yang keluar dari Islam. Buat mereka, apa artinya hidup demi membela agama yang benar ini.
Baca juga: Gara-gara Perempuan, Muazin Ini Murtad Lalu Mati
Jarud berkata, "Kamu tahu bahwa dulu nabi-nabi itu banyak, apa yang terjadi? Mati." "Bahwa Muhammad sallallahu 'alaihi wa sallam juga wafat seperti para nabi sebelumnya itu," sambung Jarud pula.
"Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad hamba dan Rasul-Nya." Mereka semua pun mengucapkan kalimat syahadat itu dan mereka kembali dan bertahan dengan Islam.
Hanya saja, kembalinya Banu Abdul Qais tidak merintangi penduduk Bahrain dari pemurtadannya. Dengan dipimpin oleh al-Hutam bin Dabi'ah, saudara Banu Qais bin Sa'labah bahkan mereka yang tetap kukuh itu berkumpul dan mengembalikan kerajaan kepada keluarga al-Munzir. Sebagai rajanya mereka menobatkan al-Munzir bin Nu'man al-Munzir al-Garur (yang menyesatkan).
Mereka berusaha agar Jarud dan pengikut-pengikutnya meninggalkan Islam. Tetapi segala usaha mereka tak berhasil. Melihat keadaan demikian, Hutam pergi ke Qatif dan ke Hajar. Ia berusaha membujuk warga keturunan Persia kedua tempat itu, dan merangkul mereka yang belum masuk Islam.
Mereka mengepung Jarud dan sahabat-sahabatnya yang lain di kawasan Juwasa, dengan mendapat bantuan dari Persia dan istananya. Mereka mengepung demikian rupa sehingga Jarud dan pengikutnya hampir mati kelaparan. Sungguhpun begitu tak seorang pun dari mereka yang keluar dari Islam. Buat mereka, apa artinya hidup demi membela agama yang benar ini.
Baca juga: Gara-gara Perempuan, Muazin Ini Murtad Lalu Mati
(mhy)
Lihat Juga :