Tafsir Surat Yasin Ayat 82 : Makna Kun Fayakun
Sabtu, 06 Januari 2024 - 09:19 WIB
loading...
Dijelaskan dalam kitab-kitab tafsir yang ditulis ulama salaf (terdahulu) maupun ulama Khalaf (yang datang kemudian), Surat Yasin ayat 82 termasuk dalil mudahnya bagi Allah SWT menciptakan kembali manusia yang telah mati dan menciptakan segala sesuatunya.
A
A
A
Tafsir Surat Yasin ayat 82 banyak menjelaskan tentang makna Kun Fayakun . Dijelaskan dalam kitab-kitab tafsir yang ditulis ulama salaf (terdahulu) maupun ulama Khalaf (yang datang kemudian), ayat ini termasuk dalil mudahnya bagi Allah Subhaanahu wa Ta'aala menciptakan kembali manusia yang telah mati dan menciptakan segala sesuatunya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu." (QS. Ya-Sin : 82).
Apapun yang Allah Subhanahu wa Ta'ala kehendaki maka pasti terjadi. Dan terjadinya dengan sangat mudah. Allah menciptakan segala sesuatu hanya denganberfiman atau jadilah ("kun"), maka "jadilah" sesuatu itu yang dikehendaki Allah.
Dalam kitab Tafsir Muyassar edisi juz 17 - 24, karya Syaikh 'Aidh Al Qarni, disebutkan bahwa ketika Allah SWT berkehendak menyelesaikan suatu urusan ataupun menciptakan makhluk-Nya, Allah cukup berfirman "Kun" (jadilah), maka hal itu pun terjadi.
Misalkan, AllahTa'ala menciptakan langit dan bumi itu lebih besar daripada menciptakan manusia yang lemah. Jika menciptakan langit saja mudah bagi Allah, apalagi menciptakan manusia.
Hal ini juga yang ditegaskan dalam ayat lain,
“Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya.” (QS. An-Nazi’at: 27-28)
Karena Allah itu Maha Pencipta, maka Allah mampu menciptakan segala sesuatu dengan seketika yang Dia kehendaki.
Allah juga menciptakan segala apa yang Dia mau dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, juga Maha Mengetahui bagaimana menciptakan segala sesuatu.
Contoh dalam menafsirkan Surat Yasin ayat 82 itu adalah pengadaan makhluk, takdir, kehidupan, kematian, kebangkitan dari kubur, dan pengumpulan manusia di Padang Mahsyar, maka Allah cukup berfirman "Kun", maka segala sesuatu akan terjadi. Yakni Allah menciptakan segala sesuatu dengan kalimat “kun” (jadilah), maka jadilah sesuatu sesuai kehendak Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّمَاۤ اَمْرُهٗۤ اِذَاۤ اَرَا دَ شَیْئًـا اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ
"Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu." (QS. Ya-Sin : 82).
Apapun yang Allah Subhanahu wa Ta'ala kehendaki maka pasti terjadi. Dan terjadinya dengan sangat mudah. Allah menciptakan segala sesuatu hanya denganberfiman atau jadilah ("kun"), maka "jadilah" sesuatu itu yang dikehendaki Allah.
Dalam kitab Tafsir Muyassar edisi juz 17 - 24, karya Syaikh 'Aidh Al Qarni, disebutkan bahwa ketika Allah SWT berkehendak menyelesaikan suatu urusan ataupun menciptakan makhluk-Nya, Allah cukup berfirman "Kun" (jadilah), maka hal itu pun terjadi.
Misalkan, AllahTa'ala menciptakan langit dan bumi itu lebih besar daripada menciptakan manusia yang lemah. Jika menciptakan langit saja mudah bagi Allah, apalagi menciptakan manusia.
Hal ini juga yang ditegaskan dalam ayat lain,
أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا (27) رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا (28)
“Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya.” (QS. An-Nazi’at: 27-28)
Karena Allah itu Maha Pencipta, maka Allah mampu menciptakan segala sesuatu dengan seketika yang Dia kehendaki.
Allah juga menciptakan segala apa yang Dia mau dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, juga Maha Mengetahui bagaimana menciptakan segala sesuatu.
Contoh dalam menafsirkan Surat Yasin ayat 82 itu adalah pengadaan makhluk, takdir, kehidupan, kematian, kebangkitan dari kubur, dan pengumpulan manusia di Padang Mahsyar, maka Allah cukup berfirman "Kun", maka segala sesuatu akan terjadi. Yakni Allah menciptakan segala sesuatu dengan kalimat “kun” (jadilah), maka jadilah sesuatu sesuai kehendak Allah.
Lihat Juga :