Ternyata Begini Balasan Allah SWT Terhadap Doa yang Belum Diijabah
Kamis, 01 Februari 2024 - 10:32 WIB
loading...
Allah SWT akan mengijabah semua doa yang dipanjatkan hamba-hambaNya, bila ada doa yang belu diijabah berarti doa tersebut Allah simpan sebagai investasi dan akan dikabulkan pada saat yang tepat. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ternyata ada rahasia besar yang tersimpan ketika doa yang kita panjatkan belum Allah kabulkan. Selain karena adanya syarat dan ketentuan yang belum dipenuhi, Allah SWT jaminkan doa yang belum diijabah tersebut sebagai sebuah investasi akhirat .
Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah MA, menjelaskan belum dikabulkannya doa bisa jadi teguran buat kita bahwa ketika kita berdoa kemudian belum dikabulkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, bisa jadi kita makan haram, mungkin ketika berdoa tidak berselawat kepada Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam, atau mungkin kandungan doa kita mengandung dosa.
"Maka kita perlu mengevaluasi diri. Yang jelas, ketika engkau memenuhi syarat dan ketentuan, pasti dikasih. Hal ini karena Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memastikannya,"ungkapnya.
Dari Abu Sa’id Al-Khudri, dia meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Tidaklah seorang muslim berdoa yang kandungan doanya tidak berisikan dosa atau pemutusan silaturahim, melainkan Allah akan memberikan kepadanya satu dari tiga; (1) yang diminta itu Allah berikan, (2) Allah tabung untuk di akhirat, (3) Allah tolak bala yang akan menimpa dia yang sesuai dengan doanya.”
Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan ini, mereka mengatakan:
“Kalau begitu kita banyak-banyak berdoa?”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:
“Karunia Allah lebih banyak lagi.”
Karena itu, selama doa kita baik (tidak mengandung dosa dan keburukan, contohnya mendoakan celaka bagi orang lain atau doa minta pemutusan silaturahmi dengan kerabat), maka Nabi menggaransi bahwa status doa kita terkabul dengan tiga kemungkinan sebagai berikut:
Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah MA, menjelaskan belum dikabulkannya doa bisa jadi teguran buat kita bahwa ketika kita berdoa kemudian belum dikabulkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, bisa jadi kita makan haram, mungkin ketika berdoa tidak berselawat kepada Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam, atau mungkin kandungan doa kita mengandung dosa.
"Maka kita perlu mengevaluasi diri. Yang jelas, ketika engkau memenuhi syarat dan ketentuan, pasti dikasih. Hal ini karena Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memastikannya,"ungkapnya.
Dari Abu Sa’id Al-Khudri, dia meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa sallam, beliau bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ، إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّه بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا
“Tidaklah seorang muslim berdoa yang kandungan doanya tidak berisikan dosa atau pemutusan silaturahim, melainkan Allah akan memberikan kepadanya satu dari tiga; (1) yang diminta itu Allah berikan, (2) Allah tabung untuk di akhirat, (3) Allah tolak bala yang akan menimpa dia yang sesuai dengan doanya.”
Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan ini, mereka mengatakan:
إِذًا نُكْثِرُ؟
“Kalau begitu kita banyak-banyak berdoa?”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:
اللَّه أَكْثَ
“Karunia Allah lebih banyak lagi.”
Karena itu, selama doa kita baik (tidak mengandung dosa dan keburukan, contohnya mendoakan celaka bagi orang lain atau doa minta pemutusan silaturahmi dengan kerabat), maka Nabi menggaransi bahwa status doa kita terkabul dengan tiga kemungkinan sebagai berikut:
1. Doa kita ditunda pengabulannya, bukan ditolak
Mengapa ditunda? Allah yang Maha tahu. Mungkin Allah memprioritaskan permintaan hambaNya yang lain yang lebih mendesak kebutuhannya, bisa jadi.Lihat Juga :