Surat Al-Lahab Ayat 1-5: Ummu Jamil Membawa Kayu untuk Membakar Suaminya
Kamis, 07 Maret 2024 - 12:22 WIB
loading...
Ummu Jamil memanggul kayu bakar, lalu melemparkannya kepada suaminya agar api yang membakarnya bertambah besar. Ilustrasi: SINDOnews
A
A
A
Berikut ini adalah tafsir Surat Al-Lahab ayat 1-4 menurut Ibnu Katsir . Allah SWT berfirman:
Binasalah kedua tangan Abu Lahab (Al-Lahab: 1). Yakni merugi, kecewa, dan sesatlah (sia-sialah) amal perbuatan dan usahanya.
dan sesungguhnya dia akan binasa (Al-Lahab: 1). Yaitu sesungguhnya dia celaka dan telah nyata merugi dan binasa.
Firman Allah SWT:
Tidaklah berfaedah kepadanya harta benda dan apa yang ia usahakan. (Al-Lahab: 2)
Baca juga: Nasib Abu Lahab Ditulis Dalam Surat Al-Lahab
Menurut Ibnu Katsir, Ibnu Abbas dan lain-lainnya mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah SWT: dan apa yang ia usahakan ( Al-Lahab : 2). Maksudnya, anaknya. Telah diriwayatkan pula hal yang semisal dari Aisyah, Mujahid, Ata, Al-Hasan, dan Ibnu Sirin.
Telah diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, bahwa ketika Rasulullah SAW menyeru kaumnya kepada iman. Abu Lahab berkata, "Jika apa yang dikatakan oleh keponakanku ini benar, maka sesungguhnya aku akan menebus diriku kelak di hari kiamat dari azab dengan harta dan anak-anakku." Maka turunlah firman Allah SWT: Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan". (Al-Lahab: 2)
Adapun firman Allah SWT:
Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. (Al-Lahab: 3)
تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ
Binasalah kedua tangan Abu Lahab (Al-Lahab: 1). Yakni merugi, kecewa, dan sesatlah (sia-sialah) amal perbuatan dan usahanya.
وَتَبَّ
dan sesungguhnya dia akan binasa (Al-Lahab: 1). Yaitu sesungguhnya dia celaka dan telah nyata merugi dan binasa.
Firman Allah SWT:
مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ
Tidaklah berfaedah kepadanya harta benda dan apa yang ia usahakan. (Al-Lahab: 2)
Baca juga: Nasib Abu Lahab Ditulis Dalam Surat Al-Lahab
Menurut Ibnu Katsir, Ibnu Abbas dan lain-lainnya mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah SWT: dan apa yang ia usahakan ( Al-Lahab : 2). Maksudnya, anaknya. Telah diriwayatkan pula hal yang semisal dari Aisyah, Mujahid, Ata, Al-Hasan, dan Ibnu Sirin.
Telah diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, bahwa ketika Rasulullah SAW menyeru kaumnya kepada iman. Abu Lahab berkata, "Jika apa yang dikatakan oleh keponakanku ini benar, maka sesungguhnya aku akan menebus diriku kelak di hari kiamat dari azab dengan harta dan anak-anakku." Maka turunlah firman Allah SWT: Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan". (Al-Lahab: 2)
Adapun firman Allah SWT:
سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ
Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. (Al-Lahab: 3)
Lihat Juga :