Sejarah Nuzulul Qur'an, saat Dakwah Mewujudkan Prestasi Besar

Selasa, 19 Maret 2024 - 02:00 WIB
loading...
Sejarah Nuzulul Quran,...
Sejarah nuzulul Quran atau turunnya Al-Quran terbagi dalam 2 periode. Ilustrasi: SINDOnews
A A A
Sejarah nuzulul Quran atau turunnya Al-Qur'an terbagi dalam 2 periode. Menurut para ulama 'Ulum Al-Qur'an, periode pertama adalah periode sebelum hijrah . Kedua, periode sesudah hijrah.

Qurash Shihab dalam bukunya berjudul "Membumikan Al-Qur'an" mengatakan pembagian demikian untuk lebih menjelaskan tujuan-tujuan pokok Al-Qur'an.

Ayat-ayat yang turun pada periode pertama dinamai ayat-ayat Makkiyyah, dan ayat-ayat yang turun pada periode kedua dinamai ayat-ayat Madaniyyah.

Baca juga: Apa itu Nuzulul Qur’an?

Hanya saja, Quraish Shihab membagi sejarah turunnya Al-Qur'an dalam tiga periode. Meski pada hakikatnya periode pertama dan kedua dalam pembagian tersebut adalah kumpulan dari ayat-ayat Makkiyah, dan periode ketiga adalah ayat-ayat Madaniyyah.

Quraish Shihab mengatakan selama masa periode ketiga, dakwah Al-Qur'an telah dapat mewujudkan suatu prestasi besar karena penganut-penganutnya telah dapat hidup bebas melaksanakan ajaran-ajaran agama di Yatsrib (yang kemudian diberi nama Al-Madinah Al-Munawwarah).

Periode ini berlangsung selama sepuluh tahun, di mana timbul bermacam-macam peristiwa, problem dan persoalan, seperti: Prinsip-prinsip apakah yang diterapkan dalam masyarakat demi mencapai kebahagiaan? Bagaimanakah sikap terhadap orang-orang munafik, Ahl Al-Kitab, orang-orang kafir dan lain-lain, yang semua itu diterangkan Al-Qur'an dengan cara yang berbeda-beda?

Dengan satu susunan kata-kata yang membangkitkan semangat seperti berikut ini, Al-Qur'an menyarankan:

"Tidakkah sepatutnya kamu sekalian memerangi golongan yang mengingkari janjinya dan hendak mengusir Rasul, sedangkan merekalah yang memulai peperangan. Apakah kamu takut kepada mereka? Sesungguhnya Allah lebih berhak untuk ditakuti jika kamu sekalian benar-benar orang yang beriman. Perangilah! Allah akan menyiksa mereka dengan perantaraan kamu sekalian serta menghina-rendahkan mereka; dan Allah akan menerangkan kamu semua serta memuaskan hati segolongan orang-orang beriman". ( QS 9 :13-14).

Baca juga: Benarkah Malam 17 Ramadhan Nuzulul Quran?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Halalbilhalal dalam...
Halalbilhalal dalam Al Quran: Tak Ada Alasan untuk Bilang Tiada Maaf Bagimu
Makna Idulfitri dalam...
Makna Idulfitri dalam Al Quran, Berkaitan dengan Kisah Adam dan Hawa
Nuzulul Quran di Istiqlal...
Nuzulul Quran di Istiqlal : Jembatan Harmoni Peradaban
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Rekomendasi
Rumus Matematika yang...
Rumus Matematika yang Memprediksi Akhir Umat Manusia Terpecahkan
Hujan Cacing Melanda...
Hujan Cacing Melanda di China, Penduduk Kegelian Takut Keluar Rumah
Arkeolog Inggris Yakin...
Arkeolog Inggris Yakin Nabi Sulaiman Tokoh Terkaya yang Tak Tertandingi
Artikel Terkini
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Lima Petinju Muslim...
Lima Petinju Muslim Eropa Terbaik Sepanjang Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved