Dakwah Muslimah Harus Lemah Lembut, Begini Penjelasannya

Senin, 15 April 2024 - 11:12 WIB
loading...
Dakwah Muslimah Harus...
Para muslimah hendaknya meniru cara Rasulullah SAW dalam berdakwah, yakni dengan sikap yang lemah lembut namun tetap tegas. Misalnya, sikapnya santun saat bertutur kata. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
Beberapa hari terakhir, cara berdakwah seorang muslimah tengah disorot masyarakat. Sebenarnya, bagaimana cara dakwah terbaik muslimah ini?

Dalam Islam, para muslimah hendaknya meniru cara Rasulullah Shallahu'alaihi wa Sallam dalam berdakwah . Yakni dengan sikap yang lemah lembut namun tetap tegas. Misalnya, sikapnya santun saat bertutur kata. Berbicara pada orang lain sesuai tingkat pemahaman yang didakwahi

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَا نْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَا عْفُ عَنْهُمْ وَا سْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَ مْرِ ۚ فَاِ ذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ


"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."
(QS. Ali 'Imran : 159).

Dalam kitab kumpulan fatwa Syekh Abdul Aziz bin Baz, beliau menegaskan, zaman ini adalah zaman lemah lembut, kesabaran, dan hikmah, bukan masanya kekerasan, sebab kebanyakan manusia berada dalam kebodohan, kelalaian, dan lebih banyak mengedepankan urusan dunia.

"Diharuskan untuk banyak bersabar dan lemah lembuh sehingga dakwah bisa tersebar dan sampai kepada manusia dan mereka menjadi mengerti. Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah-Nya kepada semua," tegas Syekh bin Baz.

Dari Abdullah bin Mas’ud ra., Rasulullah Shallahu'alaihi wa Sallam bersabda :

“Maukah kalian aku tunjukkan orang yang haram baginya tersentuh api neraka? Para sahabat berkata, ‘Mau, wahai Rasulullah! Beliau menjawab, ‘Yang haram tersentuh api neraka adalah, orang yang hayyin, layyin, qarib, dan sahl.’” (HR Tirmidzi)

Menurut Nabi, Hayyin adalah orang yang selalu tenang jiwanya dan sikapnya. Layyin adalah lemah lembut dan santun tutur katanya. Qarib adalah ramah dan murah senyum. Dan Sahl adalah memudahkan urusan orang lain.

Tentang layyin (lemah lembut) ini, menjadi hal terpenting yang harus diperhatikan oleh muslimah dalam berdakwah. Kelembutan dalam berdakwah ini dibutuhkan karena tabiat manusia tidak ada yang pernah senang dan menginginkan kekerasan.

Bahkan orang yang berdakwah dengan cara yang kasar, gegabah juga tidak ingin jika diperlakukan dengan perilaku tidak menyenangkan.

Dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya tidaklah kelemah lembutan itu ada pada sesuatu melainkan ia akan memperindahnya, dan tidaklah kelemah lembutan itu dicabut dari sesuatu melainkan akan memperburuknya.” (HR Muslim).

Jadi, kewajiban Muslimah bukan hanya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Namun, Muslimah juga memiliki tanggung jawab lain yang hukumnya juga wajib yaitu turut aktif melakukan dakwah.

Muslimah juga mesti berusaha mempersiapkan anaknya menjadi pejuang Islam merupakan penyumbang besar dalam proses perubahan masyarakat. Dan juga eranan untuk membimbing di masyarakat. Muslimah juga akan turut berjuang bersama muslimah lainnya untuk membentuk para pendukung dakwah Islam.

Dakwah dan peran muslimah ini untuk mewujudkan masyarakat Islam secara bersama-sama sesama muslim. Para muslimah harus menjadi pemberi nasihat yang baik di keluarga dan masyarakat.

Rasulullah bersabda :

“Agama itu nasihat”. Para sahabat bertanya, kepada siapa ya Rasulullah?’ Beliau menjawab: “Kepada Allah dan Rasul-Nya, para pemimpin kaum Muslim dan rakyat mereka.” (HR Bukhari).

Tentunya, dakwah muslimah harus bersifat layyin, seperti hadis di atas. Bersikap layyin, meski benar tapi tetap bersikap santun. Karena sesunguhnya iiwa yang dirindukan surga ialah orang yang bersikap dan berkata lembut (layyin).

Baca juga: 3 Tujuan Pokok dan Dakwah Menurut Al-Quran

Wallahu'alam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
NASA dan IBM Hadirk...
NASA dan IBM Hadirk AI untuk Pantau Datangnya Bencana di Bumi
5 Tokoh Muslim yang...
5 Tokoh Muslim yang Mengguncang Peradaban Barat
Ilmuwan PBB Pastikan...
Ilmuwan PBB Pastikan Tak Ada Negara yang Aman dari Dampak Perubahan Iklim
Artikel Terkini
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved