Sedekah Laut: Tradisi Syawalan dan Kupatan di Pesisir Jawa

Selasa, 16 April 2024 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Ritual Selamatan

Acara selamatan dilaksanakan dua kali, yaitu malam hari sebelum hari H dan pada pagi harinya. Selamatan pada malam hari sebelum hari H dilaksanakan di TPI dengan tujuan agar acara Syawalan yang akan dilaksanakan pada pagi harinya berjalan lancar dan selamat.

Acara ini diisi dengan kegiatan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh para ulama’ untuk mendoakan kepada arwah leluhur. Acara selamatan kedua merupakan ritual puncak yang dilaksanakan di tengah laut dengan menumpang perahu cothok dan kapal mini.

Perahu dan kapal untuk acara selamatan dihiasi dengan hiasan khas, seperti janur, kain sarung, jarit, bendera merah putih, botol-botol minuman dan aneka buah. Ritual ini menggunakan sajian nasi tumpeng berbentuk gunungan yang berisi ingkung (masakan ayam utuh), sambal goreng, telur rebus, sayur, tomat dan sebagainya.

Kegiatan selamatan puncak diawali dari TPI sebagai pusat kegiatan Syawalan, ditandai dengan penyerahan dua buah tumpeng oleh Bupati kepada panitia Syawalan.

Selanjutnya nasi tumpeng dibawa ke tengah laut dengan kapal mini atau perahu yang telah dihias. Turut dalam kapal ini rombongan pejabat, tokoh masyarakat serta sejumlah ulama dari tiga desa nelayan setempat.

Sejumlah kapal nelayan mengikuti kapal pembawa rombongan prosesi selamatan. Sesampainya di tengah laut ritul dimulai dengan bacaan doa-doa secara bergiliran oleh tiga kiai dan ulama perwakilan desa.

Selesai pembacaan doa, nasi tumpeng dimakan bersama-sama. Satu tumpeng lainnya dilarung ke laut sebagai simbol kepedulian pada laut.

Khoirul Anwar mengatakan ritual Syawalan di Morodemak ini berbeda dengan Syawalan di beberapa daerah lain. Tidak ada prosesi pelarungan kepala kerbau seperti yang dilakukan di beberapa daerah lain. Mereka menyadari bahwa praktik tersebut bertentangan dengan ajaran Islam.

Setelah prosesi selamatan di tengah laut selesai, rombongan kembali lagi ke TPI dan menyaksikan berbagai hiburan dan perlombaan yang digelar oleh panitia untuk para nelayan. Jenis lomba yang diselenggarakan antara lain lomba menghias perahu atau kapal, panjat pinang, mendayung kapal, menangkap itik di sungai dan sebagainya, tergantung ketentuan panitia penyelenggara lomba.

Semua perlombaan dilaksanakan di sungai depan TPI, jalur di mana kapal dan perahu nelayan hilir mudik setiap hari berangkat dan pulang melaut. Panjat pinang dilaksanakan di halaman Kantor TPI.

Selain lomba juga ada hiburan macam wayang kulit, pergelaran grup musik dangdut, berbagai permainan anak-anak dan sebagainya. Acara hiburan ini berlangsung selama sepekan dan puncaknya pada hari ke delapan bulan Syawal.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Jumat Terakhir...
Khotbah Jumat Terakhir Bulan Syawal : Menghadapi Bulan Haram
Manfaat dan Hikmah Puasa...
Manfaat dan Hikmah Puasa Syawal, Simak Penjelasannya di Sini!
Batas Puasa Syawal Sampai...
Batas Puasa Syawal Sampai Kapan? Simak Penjelasannya di Sini!
Khotbah Jumat Bulan...
Khotbah Jumat Bulan Syawal: Berbenah Diri Pasca-Ramadan
Inilah Jadwal Puasa...
Inilah Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal 2026
Puasa Syawal atau Qadha...
Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Simak, Jangan Sampai Keliru!
Rekomendasi
Gudang Es Pertama di...
Gudang Es Pertama di Dunia Ditemukan, Ilmuwan: Ini Penyelamat Iklim Bumi
Struktur Zig-Zag Ditemukan...
Struktur Zig-Zag Ditemukan di Medan Magnet Bumi
Pisahkan Arab dan Afrika,...
Pisahkan Arab dan Afrika, Ini Fenomena Alam Paling Ekstrem yang Terjadi Jutaan Tahun Lalu
Artikel Terkini
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved