Sinkronisasi Operasional Ibadah Haji di Tanah Air dan Tanah Suci
Selasa, 21 Mei 2024 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 10.000 Smart Card untuk Jemaah Haji di Indonesia, Ini Fungsinya
Secara umum, menurut Widi, seluruh embarkasi telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana pelayanan jemaah, yaitu layanan penerimaan bagasi jemaah yang haji dilakukan satu hari sebelum masuk asrama, layanan konsumsi, layanan akomodasi, layanan transportasi, layanan kesehatan/poliklinik, dan layanan pemantapan manasik haji dengan memanfaatkan masjid, miniatur Ka’bah, lintasan Sa’i dan tempat melontar jumrah yang ada di setiap embarkasi.
“Selain itu, seluruh embarkasi sudah mengafirmasi kebutuhan jemaah lanjut usia dan jemaah disabilitas,” ucapnya.
“Bahkan, sejumlah embarkasi telah memiliki mock up pesawat. Mockup pesawat ini dibuat mirip dengan aslinya, yaitu pesawat yang membawa calon jamaah haji ke Arab Saudi,” sambungnya.
“Melalui mock up ini, jemaah khususnya yang belum pernah naik pesawat dapat mengenal dan menggunakan fasilitas yang ada di pesawat seperti cara penggunaan toilet pesawat dan fitur lainnya,” lanjut dia.
Ia mengatakan, operasional haji di embarkasi juga melibatkan sejumlah kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan stakeholders lainnya. Hal ini diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 20219 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Baca juga: 3.425 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Madinah, Inilah Fasilitas yang Diperoleh di Makkah
Hari ini, Selasa, 21 Mei 2024 terdapat 19 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji 7.473 orang, akan diterbangkan ke Madinah, dengan rincian sebagai berikut:
1. Embarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 Kloter
2. Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 Kloter
3. Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.113 jemaah/3 Kloter
4. Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 Kloter
5. Embarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/ 1 Kloter
6. Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 350 jemaah/ 1 Kloter
7. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 1.320 jemaah/3 Kloter
8. Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah/ 1 Kloter
9. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 440 jemaah/ 1 Kloter
10. Embarkasi Padang (PDG) sebanyak jemaah 393 / 1 Kloter
11. Embarkasi Lombok (LOP) sebanyak jemaah 393/ 1 Kloter
12. Embarkasi Palembang (PLM) sebanyak jemaah 450/ 1 Kloter
Baca juga: Catat! Berikut Lokasi Penginapan Jemaah Haji Indonesia di Makkah dan Madinah
Secara umum, menurut Widi, seluruh embarkasi telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana pelayanan jemaah, yaitu layanan penerimaan bagasi jemaah yang haji dilakukan satu hari sebelum masuk asrama, layanan konsumsi, layanan akomodasi, layanan transportasi, layanan kesehatan/poliklinik, dan layanan pemantapan manasik haji dengan memanfaatkan masjid, miniatur Ka’bah, lintasan Sa’i dan tempat melontar jumrah yang ada di setiap embarkasi.
“Selain itu, seluruh embarkasi sudah mengafirmasi kebutuhan jemaah lanjut usia dan jemaah disabilitas,” ucapnya.
“Bahkan, sejumlah embarkasi telah memiliki mock up pesawat. Mockup pesawat ini dibuat mirip dengan aslinya, yaitu pesawat yang membawa calon jamaah haji ke Arab Saudi,” sambungnya.
“Melalui mock up ini, jemaah khususnya yang belum pernah naik pesawat dapat mengenal dan menggunakan fasilitas yang ada di pesawat seperti cara penggunaan toilet pesawat dan fitur lainnya,” lanjut dia.
Ia mengatakan, operasional haji di embarkasi juga melibatkan sejumlah kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan stakeholders lainnya. Hal ini diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 20219 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Baca juga: 3.425 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Madinah, Inilah Fasilitas yang Diperoleh di Makkah
Hari ini, Selasa, 21 Mei 2024 terdapat 19 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji 7.473 orang, akan diterbangkan ke Madinah, dengan rincian sebagai berikut:
1. Embarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 Kloter
2. Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 Kloter
3. Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.113 jemaah/3 Kloter
4. Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 Kloter
5. Embarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/ 1 Kloter
6. Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 350 jemaah/ 1 Kloter
7. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 1.320 jemaah/3 Kloter
8. Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah/ 1 Kloter
9. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 440 jemaah/ 1 Kloter
10. Embarkasi Padang (PDG) sebanyak jemaah 393 / 1 Kloter
11. Embarkasi Lombok (LOP) sebanyak jemaah 393/ 1 Kloter
12. Embarkasi Palembang (PLM) sebanyak jemaah 450/ 1 Kloter
Baca juga: Catat! Berikut Lokasi Penginapan Jemaah Haji Indonesia di Makkah dan Madinah
(mhy)
Lihat Juga :