24 WNI Ditangkap saat Miqat di Bir Ali, Wapres Ingatkan Tidak Boleh Terjadi Lagi

Jum'at, 31 Mei 2024 - 13:37 WIB
loading...
24 WNI Ditangkap saat...
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin ikut merespons adanya 24 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Banten di Masjid Bir Ali, Madinah. Foto/SINDOnews/Binti Mufarida
A A A
SOLO - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin ikut merespons adanya 24 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Banten di Masjid Bir Ali , Madinah. Mereka diamankan karena tidak memiliki visa haji dan hendak bertolak ke Makkah untuk mengikuti rangkaian manasik haji.

“Saya kira ini tidak boleh terjadi lagi. Adanya pelanggaran-pelanggaran itu karena ini kita sudah punya kesepakatan yang baik dengan Saudi untuk mematuhi semua aturan-aturan itu,” ujar Wapres usai melakukan pengecekan layanan Fast Track Jemaah Haji di Terminal Embarkasi Haji Solo, Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2024).

Baca juga: 24 WNI Ditangkap saat Miqat di Bir Ali karena Tak Ada Visa Haji, Begini Kronologinya

Wapres pun mengharapkan agar pihak travel penyedia layanan haji dan umrah tidak menyalahgunakan izinnya. “Karena itu saya harap dari kalangan travel tidak memberi peluang ini untuk terjadinya hal seperti ini,” tandasnya.

Lebih lanjut, Wapres memastikan pemerintah akan mengupayakan untuk menyelesaikan masalah ini secara baik dengan Pemerintah Arab Saudi.

“Oleh karena itu pemerintah akan mengusahakan supaya hal ini memang tidak terjadi lagi. Dan yang sudah terjadi, kita harapkan ini bisa kita selesaikan dengan baik dengan Pemerintah Saudi,” paparnya.

Sebelumnya, Wapres juga telah mengingatkan jemaah asal Indonesia tidak menggunakan visa ziarah untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. “Masalah visa ziarah aturannya itu tidak boleh digunakan untuk Haji dan itu ada konsekuensi-konsekuensinya,” ungkap Wapres.

Oleh karena itu, Wapres meminta kepada travel untuk tidak menyalahgunakan dengan merekayasa agar bisa memberangkatkan jemaah Indonesia berhaji namun dengan menggunakan visa ziarah.

“Karena itu kepada travel biasanya kan ziarah itu kan travel, nah travel itu harus jangan menyalahgunakan kesempatan untuk memberangkatkan ziarah itu kemudian juga merekayasa sampai kepada haji,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Rekomendasi
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
5 Fakta Keberadaan Pulau...
5 Fakta Keberadaan Pulau Emas Kerajaan Sriwijaya yang Misterius
Harta Karun Air Purba...
Harta Karun Air Purba Berusia 6 Juta Tahun Ditemukan di Bawah Pegunungan Sisilia
Artikel Terkini
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved