3 Titik Miqat Jemaah Haji Indonesia, Masjid Ji'ronah yang Bersejarah
Rabu, 05 Juni 2024 - 09:52 WIB
loading...
Masjid Jironah menjadi salah satu titik miqat yang juga dikunjungi jamaah haji Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah, termasuk pada musim Haji 2024. Foto/MCH
A
A
A
MAKKAH - Masjid Ji'ronah menjadi salah satu titik miqat yang juga dikunjungi jemaah haji Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah, termasuk pada musim Haji 2024. Di masjid ini, calon jemaah haji Indonesia berganti pakaian ihram dan berniat melaksanakan ibadah umrah sunah.
Setelah mengunjungi titik miqat yang berada di Masjid Aisyah Tan'im pada Ahad (2/6/2024) pagi, tim Media Center Haji (MCH) 2024 bersama tim Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daker Makkah melanjutkan perjalanan ke Masjid Ji'ronah.
Kami berangkat dari Masjid Aisyah pada pukul 09.21 Waktu Arab Saudi (WAS). Setelah menempuh perjalanan jauh, kami tiba di Masjid Ji'ronah pada pukul 10.14 WAS. Posisinya berada di timur laut kota Makkah.
Masjid Ji'ronah berada tepat di pinggir jalan atau di perempatan jalan. Jemaah haji dari berbagai negara yang sudah tiba di masjid ini sedang berganti pakaian ihram. Sedangkan di dalam masjid, banyak jemaah melaksanakan salat sunah dua rakaat.
Baca juga: Ibadah Haji, Memahami Sejarah Nabi Ibrahim dan Ajarannya
Masjid Ji'ronah ini memiliki luas 430 meter persegi dan hanya bisa mampu menampung seribuan jemaah. Masjid berwarna putih ini juga memiliki satu menara dan satu kubah yang cantik.
Di pelataran Masjid Ji'ronah ini terdapat tulisan berbahasa Arab dan bahasa Inggris yang menjelaskan tentang sejarah singkat masjid ini. Dijelaskan bahwa Masjid Ji'ronah ini dibangun sebelum abad 9 Masehi atau sebelum abad ketiga hijriah.
Salah satu tim Bimbad Daker Makkah, KH Moqsith Ghozali menjelaskan, Ji'ronah dulunya hanya sebuah perkampungan kecil yang berada di Wadi Saraf, kurang lebih 24 kilometer dari Masjidilharam.
"Dahulu Ji'ronah ini adalah desa yang kecil, tapi sekarang sudah menjadi sangat besar sekali menjadi kota yang ramai," ujar Kiai Moqsith saat menjelaskan tentang sejarah lokasi miqat jemaah ini.
Dia menuturkan, sahabat Anas bin Malik pernah ditanya, "Berapa kali Rasulullah SAW melaksanakan haji?" Dia menjawab, "Satu kali dan berumrah empat kali; satu kali di bulan Dzulqa'dah, umrah Hudaibiyah, umrah bersama haji dan umrah Ji'ronah tatkala membagi harta rampasan perang Hunain".
Setelah mengunjungi titik miqat yang berada di Masjid Aisyah Tan'im pada Ahad (2/6/2024) pagi, tim Media Center Haji (MCH) 2024 bersama tim Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daker Makkah melanjutkan perjalanan ke Masjid Ji'ronah.
Kami berangkat dari Masjid Aisyah pada pukul 09.21 Waktu Arab Saudi (WAS). Setelah menempuh perjalanan jauh, kami tiba di Masjid Ji'ronah pada pukul 10.14 WAS. Posisinya berada di timur laut kota Makkah.
Masjid Ji'ronah berada tepat di pinggir jalan atau di perempatan jalan. Jemaah haji dari berbagai negara yang sudah tiba di masjid ini sedang berganti pakaian ihram. Sedangkan di dalam masjid, banyak jemaah melaksanakan salat sunah dua rakaat.
Baca juga: Ibadah Haji, Memahami Sejarah Nabi Ibrahim dan Ajarannya
Masjid Ji'ronah ini memiliki luas 430 meter persegi dan hanya bisa mampu menampung seribuan jemaah. Masjid berwarna putih ini juga memiliki satu menara dan satu kubah yang cantik.
Di pelataran Masjid Ji'ronah ini terdapat tulisan berbahasa Arab dan bahasa Inggris yang menjelaskan tentang sejarah singkat masjid ini. Dijelaskan bahwa Masjid Ji'ronah ini dibangun sebelum abad 9 Masehi atau sebelum abad ketiga hijriah.
Salah satu tim Bimbad Daker Makkah, KH Moqsith Ghozali menjelaskan, Ji'ronah dulunya hanya sebuah perkampungan kecil yang berada di Wadi Saraf, kurang lebih 24 kilometer dari Masjidilharam.
"Dahulu Ji'ronah ini adalah desa yang kecil, tapi sekarang sudah menjadi sangat besar sekali menjadi kota yang ramai," ujar Kiai Moqsith saat menjelaskan tentang sejarah lokasi miqat jemaah ini.
Dia menuturkan, sahabat Anas bin Malik pernah ditanya, "Berapa kali Rasulullah SAW melaksanakan haji?" Dia menjawab, "Satu kali dan berumrah empat kali; satu kali di bulan Dzulqa'dah, umrah Hudaibiyah, umrah bersama haji dan umrah Ji'ronah tatkala membagi harta rampasan perang Hunain".
Lihat Juga :