Sejarah, 73 Maktab dan PPIH Koordinasi Jelang Puncak Haji

Jum'at, 07 Juni 2024 - 05:20 WIB
loading...
Sejarah, 73 Maktab dan...
Sejarah, 73 Maktab dan PPIH Koordinasi Jelang Puncak Haji/MCH
A A A
Sejarah kali pertama dalam penyelenggaraan haji Indonesia, unsur pimpinan dari 73 maktab yang memberikan pelayanan kepada jemaah Indonesia bertemu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dalam waktu dan tempat yang sama. Pertemuan ini membahas persiapan layanan menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Salah satu yang dibahas adalah distribusi smart card yang baru diberlakukan tahun ini dan skema penggunaannya dalam proses pergerakan jemaah ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Maktab adalah para pihak yang membantu Masyariq dalam memberikan layanan kelada jemaah haji Indonesia. Total ada 73 maktab yang melayani jemaah haji Indonesia.

Baca Juga: Selebgram Ditahan Arab Saudi karena Jual Paket Haji Non Visa Haji

Komunikasi antara pihak Masyariq dan Maktab dengan PPIH, selama ini lebih sering terjadi di level pimpinan. Padahal, komunikasi antar petugas di lapangan sangat penting. Karenanya, PPIH Arab Saudi berinisiatif mempertemukan unsur pimpinan maktab dari pihak Masyariq dengan koordinator maktab dari PPIH Arab Saudi.

Sepanjang pengetahuan saya, forum semacam ini baru dilakukan sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji," terang Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji Kemenag Hilman Latief saat memberikan sambutan di Makkah, Kamis (6/6/2024).

Hadir, Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani, Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim, para Staf Khusus Menteri Agama, para Pejabat Eselon II Kemenag, Kepala Pusat Lesehatan Haji Lilik Marhaendro, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam. Hadir juga, Ketua Masyariq M Amin Indragiri dan jajarannya, serta para pimpinan dari 73 maktab.

Mereka duduk masing-masing bersebelahan dengan koordinator maktab dari PPIH Arab Saudi.Oleh Hilman, mereka diminta untuk saling berkenalan dan bertukar nomor telepon. Hilman mengaku pihaknya telah melakukan evaluasi atas penyelenggaan ibadah haji 2023 dan tahun sebelumnya. Menurut Hilman, komunikasi yang kurang intensif antar pihak menjadi salah satu titik lemah dalam pelayanan.

"Tahun lalu, kami melihat kurangnya komunikasi yang baik antara petugas. Ini tidak boleh terulang. Forum ini mudahan dapat menjadikan komunimasi semakin lancar, erat, dan kuat," pesan Hilman.

Hilman melihat, keberhasilan dalam tugas melayani jemaah perlu didukung kerja sama semua pihak, termasuk dengan Masyariq dan Maktab. Proses kerja sama (ta'awun) itu harus diawali dengan saling mengenal (ta'aruf) antar petugas dan pimlinan maktab.
"Jadi ini bukan semata kerja bisnis atau mitra kerja, tapi kerja sama persaudaraan," pesan Hilman.

"Sesuai pesan Gus Men, haji tahun ini, kita harus berikan layanan terbaik kepada jemaah," tandasnya.

Hilman mengapresiasi pihak Masyariq dan pimpinan maktab atas beragam inovasi dan sinergi yang telah dilakukan. Menurutnya, kerja sama dengan Masyariq makin berkembang dan erat. "Tahun ini kita bahkan melakukan beberapa kegiatan dan pelatihan untuk petugas haji. Kali ini bertemu untuk berta'aruf," sebutnya.

Gayung bersambut, hal senada disampaikan Ketua Masyariq Amin Indragiri. Mewakili pimpinan maktab, Amin berjanji akan memberikan layanan terbaik kepada jemaah dan bersinergi dengan petugas. "Kami berjanji untuk menerima seluruh petugas di maktab dan memberikan layanan sesuai perjanjian Masyariq dan Kemenag, baik konsumsi maupun pembagian tugas," sebutnya.

"Kerja sama ini diharapkan menuju kesuksesan bersama, sekarang dan ke depan. Semoga semua yang dilakukan melayani jemaah mendapat pahala," tandasnya.

Baca Juga: 148 Petugas Tambahan Tiba di Jeddah, Perkuat Personel Armuzna

Sebelumnya, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam menyampaikan bahwa temu para pihak dihelat untuk memperkuat sinergi dalam rangka persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Para pimpinanan Maktab di Masyariq, kata Nasrulkah, sengaja dipertemukan lebih awal dengann koordinator Maktab PPIH Arab Saudi. Sehingga, terjalin keakraban dan komunikasi yang lebih efektif.

Nasrullah menambahkan, selain koordinator maktab, PPIH juga akan menempatkan petugas di tenda jemaah. Setiap petugas akan menangani dua tenda jemaah. Mereka yang akan mengkomunikasikan dengan pihak maktab jika ada masalah di tenda.

"Dari 73 maktab, total ada 1.269 tenda di Arafah. Petugas akan hadir di maktab dan tenda. Setiap dua tenda ada satu petugas. Setiap maktab ada koordinator maktab," sebut Nasrullah.

Hadirnya petugas di tenda, kata Nasrullah, untuk bersinergi dengan pimpinan maktab dalam melayani jemaah. Forum ini dihelat agar pimpinan maktab tahu bahwa petugas yang ditempatkan di tenda maktab adalah petugas legal sehingga perlu diberi tempat.

Kepada pihak Maktab, Nasrullah yang juga Ketua PPIH Arab Saudi mengingatkan untuk tidak memasukkan jemaah lain ke tenda.
"Tidak boleh memasukkan jemaah di luar jemaah reguler. Kejadian tahun sebelumnya agar tidak terulang. Kita sepakat bahwa tenda di Arafah dan Mina tidak boleh digunakan jemaah haji lain," tutupnya.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Rekomendasi
Setelah Mars, China...
Setelah Mars, China Berencana Jelajahi Jupiter
Fenomena Alam Ini Bikin...
Fenomena Alam Ini Bikin Dinosaurus Dominan Kuasai Bumi
Ini Dia Theia, Planet...
Ini Dia Theia, Planet yang Diyakini Ilmuwan Tersembunyi di Perut Bumi
Artikel Terkini
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved