Sambut Langsung Kloter Terakhir, Menag Janji Akan Terus Perbaiki Layanan Haji
Minggu, 21 Juli 2024 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Dengan berjongkok Menag mengajak berbicara dengan sejumlah jemaah lansia. Menag menanyakan tentang layanan, kondisi kesehatan serta mendoakan untuk kemabruran jemaah. Meski hanya singkat, pertemuan itu menunjukkan potret kehangatan yang sangat kuat antara Menag dan para jemaah.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan, jemaah haji kloter 63 JKG sangat beruntung karena kepulangannya disambut langsung oleh Menag Yaqut. Meski demikian, Dirjen berpesan bahwa yang terpenting adalah seluruh jemaah haji Indonesia bisa kembali pulang ke Tanah Air dengan kondisi sehat dan mendapat kemabruran.
Dirjen menjelaskan, penyelenggaraan haji hakikatnya adalah perjalanan panjang yang melibatkan banyak pihak. Dirinya bersyukur pelaksanaan haji tahun ini juga bisa kembali sukses tanpa ada kendala besar. Dia menegaskan, Kemenag akan terus melakukan pembenahan layanan haji ke depan di tengah beberapa isu yang datang saat ini.
"Atas kesuksesan ini, saya pertama menyampaikan apresiasi kepada para petugas. Mereka sudah terbukti tak kenal lelah bertugas baik di Tanah Suci maupun di Tanah Air. Kemudian juga terima kasih kepada para jemaah yang dikenal tertib dan disiplin, bahkan diakui negara lain. Sampai-sampai pemilik hotel di Arab meminta kalau bisa tempatnya disewa oleh jemaah Indonesia saja karena bisa menjaga dengan baik," ungkapnya.
Terkait kepuasan atas layanan haji tahun ini juga diungkapkan Yumidah, salah satu jemaah kloter 63 JKG. Yumidah mengaku selama perjalanan 43 hari, secara umum tidak ada masalah dan kendala berarti. Ini membuatnya bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk meski berhaji seorang diri.
"Enak, senang. Saya nikmat dan senang di sana (Tanah Suci). Hanya kalau bisa untuk menu makanannya tidak terlalu monoton, ganti-ganti gitu," pinta jemaah yang tinggal di Kebayoran Lama tersebut.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan, jemaah haji kloter 63 JKG sangat beruntung karena kepulangannya disambut langsung oleh Menag Yaqut. Meski demikian, Dirjen berpesan bahwa yang terpenting adalah seluruh jemaah haji Indonesia bisa kembali pulang ke Tanah Air dengan kondisi sehat dan mendapat kemabruran.
Dirjen menjelaskan, penyelenggaraan haji hakikatnya adalah perjalanan panjang yang melibatkan banyak pihak. Dirinya bersyukur pelaksanaan haji tahun ini juga bisa kembali sukses tanpa ada kendala besar. Dia menegaskan, Kemenag akan terus melakukan pembenahan layanan haji ke depan di tengah beberapa isu yang datang saat ini.
"Atas kesuksesan ini, saya pertama menyampaikan apresiasi kepada para petugas. Mereka sudah terbukti tak kenal lelah bertugas baik di Tanah Suci maupun di Tanah Air. Kemudian juga terima kasih kepada para jemaah yang dikenal tertib dan disiplin, bahkan diakui negara lain. Sampai-sampai pemilik hotel di Arab meminta kalau bisa tempatnya disewa oleh jemaah Indonesia saja karena bisa menjaga dengan baik," ungkapnya.
Terkait kepuasan atas layanan haji tahun ini juga diungkapkan Yumidah, salah satu jemaah kloter 63 JKG. Yumidah mengaku selama perjalanan 43 hari, secara umum tidak ada masalah dan kendala berarti. Ini membuatnya bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk meski berhaji seorang diri.
"Enak, senang. Saya nikmat dan senang di sana (Tanah Suci). Hanya kalau bisa untuk menu makanannya tidak terlalu monoton, ganti-ganti gitu," pinta jemaah yang tinggal di Kebayoran Lama tersebut.
(cip)
Lihat Juga :