Genosida di Gaza, Issam Younis: PBB Telah Gagal!

Jum'at, 26 Juli 2024 - 05:42 WIB
loading...
Genosida di Gaza, Issam...
Genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan seluruh wilayah Palestina menunjukkan kelemahan-kelemahan yang ada. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Direktur Jenderal Pusat Hak Asasi Manusia Al Mezan di Gaza, Issam Younis mengatakan genosida Israel di Gaza adalah cermin kegagalan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB.

"Sama seperti Liga Bangsa-Bangsa yang gagal, PBB juga gagal," tulis Issam Younis dalam artikelnya berjudul "Genocide in Gaza and the decline of a flawed world order" yang dilansir Al Jazeera, Rabu 24 Juli 2024.

Dia menyebut situasi saat ini memerlukan perubahan sistem global ke sistem yang lebih adil yang mengakomodasi semua orang. Memperlakukan negara secara setara, menjaga perdamaian global dan meningkatkan kerja sama internasional .

Ia harus berupaya menyatukan beragam budaya yang memperkaya kehidupan dan keberadaan manusia, bukan memecah belah kita menjadi budaya baik dan jahat serta mendorong konflik eksistensial palsu.

Baca juga: Adakah Sanksi bagi Israel karena Mengabaikan Perintah ICJ?

Pengulangan Sejarah

Menurut Issam Younis, keadaan dunia saat ini adalah manifestasi tragis dari pengulangan sejarah, yang menggemakan kalimat terkenal: “Kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda.”

Pada tahun 1919, di akhir Perang Dunia I, negara-negara pemenang – Inggris, Perancis, Italia, Amerika Serikat dan Jepang – berkumpul untuk Konferensi Perdamaian Paris, yang menghasilkan Perjanjian Versailles dan mendirikan Liga Bangsa-Bangsa, yang menandai lahirnya sebuah perjanjian baru.

Tujuan utama perjanjian tersebut, sebagaimana diuraikan dalam perjanjian 26 pasalnya, adalah untuk mendorong perdamaian, mencegah terulangnya konflik global, dan menjamin keamanan kolektif melalui negosiasi dan diplomasi.

Liga Bangsa-Bangsa beroperasi melalui dewan eksekutif yang awalnya terdiri dari perwakilan empat pemenang: Inggris, Prancis, Italia, dan Jepang. Jerman, yang kalah dalam perang tersebut, bergabung sebagai anggota tetap pada tahun 1926 tetapi menarik diri bersama Jepang pada tahun 1933.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Racun di Danau Laguna...
Racun di Danau Laguna Verde Diklaim seperti Air di Mars
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Fenomena Alam Pemicu...
Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari Terdeteksi
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved