Mengenal Rebo Wekasan, Asal Usul dan Hukum Amalannya
Senin, 19 Agustus 2024 - 10:31 WIB
loading...
A
A
A
Kalau Anda mempercayai ilham dari seorang alim yang salih silakan ikuti selama tidak bertentangan dengan syariat. Kemudian, bagi yang mengingkarinya tidak boleh mencaci.
Ilham dari seorang ulama merupakan pengantar dari sunnah Nabi. Misalnya, si ulama salih mendapat ilham bahwa pada Hari Rabu akan turun bala dan penyakit, maka tolaklah bala itu dengan sholat 2 rakaat. Salat apa yang dianjurkan? Bukan salat yang diajarkan ulama atau kiyai itu, melainkan salat yang diajarkan Nabi yaitu salat sunnah Hajat untuk menolah bala.
Kemudian ditambah lagi dengan amalan sedekah untuk menolah musibah. Sebab, dalam Hadis disebutkan bahwa sedekah dapat menolak bala dan bencana (HR Al-Baihaqi dan Thabrani).
"Bagi yang tidak melakukan amalan Rebo Wekasan jangan dicaci. Karena urusan Ilham bukan perkara yang wajib diyakini. Jika kemudian ada praktik atau hal-hal aneh dalam amalan Rebo Wekasan tentu ini babnya lain," jelas Buya Yahya.
Kesimpulannya, kita menolak bala dan musibah seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Bagi yang ingin mengamalkan salat sunnah Hajat atau sedekah dengan niat menolak bala itu boleh.
Dan bagi yang tidak meyakini amalan Rebo Wekasan juga tidak ada masalah. Karena Ilham-nya seorang ulama bukan sesuatu perkara yang wajib.
Baca juga: Benarkah Rebo Wekasan Menjadi Hari Terberat di Sepanjang Tahun?
Wallahu A'lam
Ilham dari seorang ulama merupakan pengantar dari sunnah Nabi. Misalnya, si ulama salih mendapat ilham bahwa pada Hari Rabu akan turun bala dan penyakit, maka tolaklah bala itu dengan sholat 2 rakaat. Salat apa yang dianjurkan? Bukan salat yang diajarkan ulama atau kiyai itu, melainkan salat yang diajarkan Nabi yaitu salat sunnah Hajat untuk menolah bala.
Kemudian ditambah lagi dengan amalan sedekah untuk menolah musibah. Sebab, dalam Hadis disebutkan bahwa sedekah dapat menolak bala dan bencana (HR Al-Baihaqi dan Thabrani).
"Bagi yang tidak melakukan amalan Rebo Wekasan jangan dicaci. Karena urusan Ilham bukan perkara yang wajib diyakini. Jika kemudian ada praktik atau hal-hal aneh dalam amalan Rebo Wekasan tentu ini babnya lain," jelas Buya Yahya.
Kesimpulannya, kita menolak bala dan musibah seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Bagi yang ingin mengamalkan salat sunnah Hajat atau sedekah dengan niat menolak bala itu boleh.
Dan bagi yang tidak meyakini amalan Rebo Wekasan juga tidak ada masalah. Karena Ilham-nya seorang ulama bukan sesuatu perkara yang wajib.
Baca juga: Benarkah Rebo Wekasan Menjadi Hari Terberat di Sepanjang Tahun?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :