Sejarah Al-Aqsa: Di Kompleks Masjid Ini Israel Ingin Membangun Sinagoge

Kamis, 29 Agustus 2024 - 18:05 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Mengapa Israel Ingin Menghancurkan Masjid Al Aqsa?

Di ujung selatan kompleks tersebut terdapat Masjid al-Qibli, yang menjadi tempat salat berjamaah. Awalnya, masjid ini dibangun oleh khalifah kedua Islam, Umar ibn Khattab , setelah penaklukan Muslim di Levant.

Masjid ini mengalami serangkaian renovasi dan perluasan sepanjang sejarah, termasuk oleh dinasti Umayyah, Abbasiyah , dan kemudian oleh Kekaisaran Ottoman .

Orang Yahudi menyebut situs tersebut sebagai Temple Mount, tempat dua kuil Yahudi kuno diyakini pernah berdiri. Kuil pertama diyakini dibangun oleh Raja Solomon dan dihancurkan oleh orang Babilonia, sedangkan kuil kedua dihancurkan oleh orang Romawi.

Di sisi barat daya tembok kuno masjid terdapat Tembok Barat, yang menurut orang Yahudi merupakan satu-satunya sisa kuil kedua yang masih ada setelah dihancurkan oleh orang Romawi.

Israel Mencaplok al-Aqsa

Pada tahun 1948, setelah Israel mendeklarasikan dirinya sebagai negara dan merebut 85 persen wilayah Yerusalem, wilayah timur, termasuk Kota Tua, Al-Aqsa berada di bawah pengawasan Kerajaan Hasyimiyah Yordania .

Baca juga: Israel Gali Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yordania Marah

Kemudian, setelah perang Timur Tengah tahun 1967, yang disebut oleh Palestina sebagai Naksa, atau "kemunduran", Israel mencaplok Yerusalem Timur dan wilayah di sekitar masjid al-Aqsa.

Yordania dan Israel mencapai kesepakatan bahwa Amman akan terus mempertahankan bagian dalam situs tersebut, sementara Israel akan mengendalikan bagian luarnya.

Sejak saat itu, para pemukim Israel terus meningkatkan serangan mereka ke masjid tersebut, yang sering kali diapit oleh pasukan Israel yang bersenjata lengkap.

Setelah pendudukan tahun 1967, Israel memperketat kendalinya atas penduduk Palestina , dengan al-Aqsa muncul sebagai simbol perlawanan Palestina.

Masjid tersebut memainkan peran utama dalam Intifada Palestina pertama, pada tahun 1988, ketika pasukan Israel menyerang jemaah Muslim yang berada di halaman luar Kubah Batu, menggunakan gas air mata dan peluru baja berlapis karet, yang menyebabkan banyak orang terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
10 Penemuan Nikola Tesla...
10 Penemuan Nikola Tesla Paling Hebat, Mulai Motor Induksi Listrik Hingga Radar
Racun di Danau Laguna...
Racun di Danau Laguna Verde Diklaim seperti Air di Mars
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Artikel Terkini
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Infografis
Anggota DK PBB Tekankan...
Anggota DK PBB Tekankan Status Quo Masjid Al Aqsa di Yerusalem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved