Kisah Abu Lahab Menerima Keringanan Siksaan Neraka karena Gembira atas Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kamis, 12 September 2024 - 07:28 WIB
loading...
Kisah Abu Lahab Menerima...
Dalam sebuah riwayat hadis, dikisahkan ketika mendengar kabar kelahiran Nabi Muhammad, Abu Lahab sang paman Nabi bersuka cita, melompat-lompat riang gembira bahkan membebaskan budak. Karena kegembiraannya itu, Abu Lahab diceritakan mendapat keringanan sik
A A A
Setiap bulan Rabi'ul Awal kita sering mendengar kisah ini disampaikan di berbagai majelis dan perayaan Maulid Nabi . Kisah ini menceritakan siksaan Abu Lahab , kafir Quraisy paman Nabi yang diringankan Allah sebab kegembiraannya dengan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Para ulama menyebutkan kisah ini dalam kitab-kitab hadis. Lantas bagaimana awal kisahnnya?

Dikisahkan dalam hadis riwayat Al-Bukhari dalam kitab sahihnya, tatkala mendengar kabar kelahiran Nabi Muhammad, Abu Lahab sang paman Nabi bersuka cita, melompat-lompat riang gembira seraya meneriakkan kata-kata pujian sepanjang jalan. Tidak hanya cukup mengungkapkan kegembiraannya, akan tetapi ia memerdekakan budaknyaTsuwaibah, orang yang menyusui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Sahabat mulia Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu melihat Abu Lahab dalam mimpinya setelah wafatnya Abu Lahab. Dalam mimpinya, Ibnu Abbas menanyakan kepada Abu Lahab tentang keadaannya, maka Abu Lahab menjawab: "Setelah aku wafat, aku tidak melihat akan adanya suatu kebaikan yang menghampiriku kecuali aku diberi minum dan diringankan siksaku setiap malam Senin, sebab aku memerdekakan budakku Tsuaibah."

Sumber kisah yang menerangkan diringankannya siksa Abu Lahab adalah hadis berikut:

قَالَ عُرْوَةُ وثُوَيْبَةُ مَوْلَاةٌ لِأَبِي لَهَبٍ كَانَ أَبُو لَهَبٍ أَعْتَقَهَا فَأَرْضَعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا مَاتَ أَبُو لَهَبٍ أُرِيَهُ بَعْضُ أَهْلِهِ بِشَرِّ حِيبَةٍ قَالَ لَهُ مَاذَا لَقِيتَ قَالَ أَبُو لَهَبٍ لَمْ أَلْقَ بَعْدَكُمْ غَيْرَ أَنِّي سُقِيتُ فِي هَذِهِ بِعَتَاقَتِي ثُوَيْبَةَ


"Berkata 'Urwah "Tsuwaibah adalah bekas budak Abu Lahab ,pada waktu itu Abu Lahab membebaskannya, lalu Tsuwaibah pun menyusui Nabi صلى الله عليه وسلم. Ketika Abu Lahab meninggal, ia pun diperlihatkan kepada sebagian keluarganya di alam mimpi dengan keadaan yang memprihatinkan. Sang kerabat berkata padanya, Apa yang telah kamu dapatkan? Abu Lahab berkata: Setelah kalian, aku belum pernah mendapati sesuatu nikmat pun, kecuali aku diberi minum lantaran memerdekakan Tsuwaibah."

Hadis di atas diriwayatkan banyak dari para ulama hadis dan ulama sejarah, di antaranya:
1) Imam al-Bukhari dalam kitab sahihnya.
2) Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fathulbarinya.
3) Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam kitab Sirah an-Nabawiyahnya.
4) Al-Hafidz Al-Baghowi dalam kitab Syarah Sunnahnya.
5) Al-Hafidz Al-Baihaqi dalam kitab Dalaailnya.

Para ulama yang meriwayatkan hadis tersebut adalah ulama pembesar hadis dan sudah sampai derajat al-Hafidz, yaitu ulama yang hafal seratus ribu hadis sanad dan matannya.

Bagaimanakah status hadis tersebut? Status hadis itu adalah hadis mursal yang diterima, sebab beberapa alasan, di antaranya :

1. Imam Al-Bukhari meriwayatkannya.
2. Para ulama yang bergelar al-Hafidz berpegang dengan hadis tersebut.
3. Hadis tersebut menerangkan kisah dan kelebihan-kelebihan, bukan masalah halal dan haram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
5 Tempat Dua Air Laut...
5 Tempat Dua Air Laut yang Tidak Bercampur, Bukan Hanya Selat Gibraltar
Belum Terungkap Sampai...
Belum Terungkap Sampai Sekarang, Fenomena Badai Bola Petir Sudah Diamati 750 Tahun Lalu
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved