Blak-blakan Dirjen PHU Hilman Latief Jelaskan Alokasi Kuota Haji Tambahan

Minggu, 15 September 2024 - 11:05 WIB
loading...
Blak-blakan Dirjen PHU...
Blak-blakan Dirjen PHU Hilman Latief Jelaskan Alokasi Kuota Haji Tambahan/Andryanto Wisnuwidodo/Sindonews
A A A
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief blak-blakan menjelaskan proses awal masuknya kuota haji tambahan sebanyak 20.000. Hilman menyebut, kuota haji sudah diperoleh sejak Juni 2023 resmi diserahkan oleh Kementerian Haji kepada Kementerian Agama Langsung yang menerima Menteri Agama dari Menteri Haji.

Selanjutnya, kata Hilman, pihaknya menyusun RPH juga melakukan persiapan teknis pada September 2023 kemudian bersepakat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk melakukan rapat lebih awal dikarenakan akan diadakannya Pemilihan Umum (Pemilu).

Baca Juga: Penjelasan Kemenag soal Haji Khusus, Tak Ada Jemaah Haji Reguler 0 Tahun Berangkat Tahun 2024

Hilman menyebutkan, pihaknya menerima informasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa Indonesia mendapatkan kuota haji tambahan sebanyak 20.000 jemaah. Pada proses itu, kita mendapatkan informasi sebagaimana diumumkan oleh presiden pada tanggal 19 Oktober 2023 bahwa Indonesia mendapatkan kuota haji tambahan yang sangat signifikan jumlahnya, yaitu 20.000 jemaah," ungkap Hilman Latief.

Lebih lanjut, Kemenag melakukan langkah-langkah mitigasi karena kuota tambahan tersebut dianggap sangat besar jumlahnya. Adapun pembagian saat rapat bersama DPR mulanya berpatokan pada 221.000 sebagai kuota awal.

"Ini yang kemudian tentu dari Kemenag melakukan langkah-langkah untuk berbagai mitigasi karena ini jumlah yang sangat besar. Dan di dalam rapat dengan DPR waktu itu cukup dinamis, kita awalnya berpatokan pada 221.000 sebagai kuota awal dan 92 persennya untuk haji reguler, dan 8 persen untuk haji khusus," tambahnya.

"Kemudian dengan dinamika yang ada tambahan 20.000 itu didorong untuk skema yang akan digunakan dan disepakati antara Menteri Agama dan DPR itu dibagi 221.720 itu untuk haji reguler, dan 19.220 itu untuk haji khusus," jelasnya.

Hilman juga menyebut saat itu terdapat gap informasi dan administrasi bahwa pihaknya belum mendapatkan kuota tersebut secara resmi. "Memang pada saat itu ada gap informasi dan gap administrasi, dimana sebetulnya pada bulan Oktober dan November itu kita belum mendapatkan kuota itu secara resmi," katanya.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Perbesar Kuota Reguler,...
Perbesar Kuota Reguler, Pemerintah Targetkan Masa Tunggu Haji Lebih Merata
Kemenag Hormati dan...
Kemenag Hormati dan Apresiasi 5 Rekomendasi Pansus Angket Haji
BPS Ungkap Inovasi Kemenag...
BPS Ungkap Inovasi Kemenag Dongkrak Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2024
Oki Setiana Dewi Apresiasi...
Oki Setiana Dewi Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2024: Terima Kasih Kemenag
Kemenag: Gus Men Tidak...
Kemenag: Gus Men Tidak Mangkir, Tapi Hadiri Pertemuan Internasional untuk Perdamaian
Alhamdulillah, Indeks...
Alhamdulillah, Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2024 Naik 88,20
Rekomendasi
Temuan Tengkorak Terplester...
Temuan Tengkorak Terplester dari Zaman Neolitik Membingungkan Ilmuwan
Tanda-tanda Kiamat Paling...
Tanda-tanda Kiamat Paling Nyata Muncul di Samudera Arktik
Menilik Sejarah Payung...
Menilik Sejarah Payung dari Masa ke Masa
Artikel Terkini
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved