Sejarawan Menjadi Pemicu Genosida yang Dilakukan Israel di Gaza

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 14:02 WIB
loading...
A A A
Menurut David Hearst, sejarawan di Israel bukanlah penghambat pembicaraan tentang genosida. Mereka adalah pemicunya.

Raby mengatakan bahwa Israel seharusnya tidak mencoba memecahkan masalah di wilayah tersebut dengan cara-cara Barat yang ceroboh, seraya menambahkan bahwa tindakan Israel akan dibumbui dengan "bumbu Timur Tengah".

Benny Morris, yang dulu merupakan salah satu "sejarawan baru" yang mengungkap pembantaian yang dilakukan Israel pada tahun 1948, kini ingin mengebom Iran dengan nuklir.

Rencana yang diperdebatkan para sejarawan ini telah dicetuskan oleh mantan jenderal angkatan darat, Giora Eiland. Eiland mengakui bahwa taktik Israel di Gaza telah gagal. Ia mencatat bahwa setiap kali mereka membersihkan wilayah dari pejuang Hamas dan mundur, Hamas muncul kembali.

Namun, Eiland bukanlah seorang yang suka berpihak.

Solusinya bukanlah bernegosiasi. Solusinya adalah memaksa 400.000 penduduk di Gaza utara keluar dengan memberi mereka pilihan untuk kelaparan atau mati. Menurut Eiland, ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai tujuan perang Israel.

Baca juga: Genosida di Gaza, Ini Daftar Senjata yang Digunakan Israel

Rencana ini telah mendapat dukungan luas di angkatan darat, Knesset, dan media. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia sedang mempelajarinya.

Rencana Eiland jauh dari sekadar pemikiran yang muluk-muluk. Netanyahu menugaskan asisten utamanya Ron Dermer Desember lalu untuk mempertimbangkan cara-cara "menipiskan Gaza".

Banyak orang saat ini percaya bahwa militer sudah melaksanakan sebagian dari rencana tersebut. Militer telah mengeluarkan perintah pengusiran yang disebutkan dalam rencana tersebut sebagai tahap pertama.

Kunci taktik pengepungan Eiland, koridor Netzarim yang membelah jalur selatan Kota Gaza, telah dibangun dan dipersenjatai dengan garnisunnya sendiri.

Pada saat pembangunannya Februari lalu, Shimon Orkabi, letnan kolonel yang bertanggung jawab untuk mengaspal jalan tersebut, mengatakan salah satu tujuan jalan tersebut adalah untuk "mencegah jalur dari selatan ke utara dan mengendalikannya dengan sangat tepat".

Tiga tentara yang bertugas di Gaza mengatakan kepada Haaretz pekan ini bahwa rencana tersebut sedang dilaksanakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Banjir Terbesar dalam...
Banjir Terbesar dalam Sejarah Dunia Diklaim Ciptakan Laut Mediterania
Temuan Fosil Kaki di...
Temuan Fosil Kaki di Afrika Menulis Ulang Kisah Asal-usul Dinosaurus
Mencairnya Es Ungkap...
Mencairnya Es Ungkap Rahasia Ribuan Tahun di Pegunungan Rocky
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved