Makna Dua Tanduk Setan dan Fitnah dari Arah Timur?
Kamis, 07 November 2024 - 18:43 WIB
loading...
Sebagian besar fitnah yang menimpa kaum muslimin muncul dari arah timur, dari arah keluarnya tanduk setan. Ilustrasi: AI
A
A
A
BANYAK nash sahih yang menunjukkan, salah satu di antara tanda hari Kiamat sudah dekat adalah banyak terjadinya kekacauan, peperangan dan pembunuhan. Juga munculnya banyak fitnah di tengah-tengah kaum muslimin yang berbentuk perpecahan, yang berakhir saling mengafirkan dan menfasikkan, bahkan diakhiri dengan pembunuhan, merajalelanya kemaksiatan di kota-kota dan desa-desa.
Dr Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil Daar Ibnil Jauzi dalam kitab "Asyraathus Saa’ah" yang diterjemahkan Beni Sarbeni menjadi "Hari Kiamat Sudah Dekat" menjelaskan bahwa sebagian besar fitnah yang menimpa kaum muslimin muncul dari arah timur, dari arah keluarnya tanduk setan. Hal ini sesuai dengan yang diberitakan oleh Nabi SAW.
Dijelaskan dalam hadis Ibnu ‘Umar ra , bahwasanya ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, sedangkan beliau menghadap ke arah timur:
“Ketahuilah sesungguhnya fitnah itu dari sana, ketahuilah sesungguhnya fitnah itu dari sana, dari arah munculnya tanduk setan (dari arah timur-ed.).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
Baca juga: Kisah Sufi: Ketika Setan Kehilangan Pekerjaan
Kata قَرْنُ الشَّيْطَانِ maknanya adalah kekuatan setan dan pengikutnya, atau sesungguhnya matahari memiliki tanduk secara hakiki, ada juga yang mengatakan, “Sesungguhnya setan menempatkan matahari sebagai tanduk di kepalanya agar sujud kepada matahari terjadi (tertuju) padanya.” (Lihat Fat-hul Baari (XIII/46).
Dalam riwayat Muslim, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
“Pangkal kekufuran dari sana, dari arah keluarnya tanduk setan,” yakni dari arah timur." (Lihat Shahiih Muslim kitab al-Fitan (XVIII/31-32, Syarh an-Nawawi).
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra , beliau berkata:
“Nabi SAW berdoa, ‘Ya Allah, limpahkanlah keberkahan bagi kami di dalam sha dan mudd kami, dan berilah keberkahan kepada kami pada negeri Syam dan negeri Yaman kami,’ lalu seorang laki-laki dari kaum berkata, ‘Wahai Nabiyullah? Dan pada Irak kami.’ Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya di sana ada tanduk setan, fitnah berkecamuk di sana, dan sesungguhnya kekerasan hati terdapat di timur.’” (HR Ath-Thabrani)
Dr Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil Daar Ibnil Jauzi dalam kitab "Asyraathus Saa’ah" yang diterjemahkan Beni Sarbeni menjadi "Hari Kiamat Sudah Dekat" menjelaskan bahwa sebagian besar fitnah yang menimpa kaum muslimin muncul dari arah timur, dari arah keluarnya tanduk setan. Hal ini sesuai dengan yang diberitakan oleh Nabi SAW.
Dijelaskan dalam hadis Ibnu ‘Umar ra , bahwasanya ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, sedangkan beliau menghadap ke arah timur:
أَلاَ إِنَّ الْفِتْنَةَ هَا هُنَـا، أَلاَ إِنَّ الْفِتْنَةَ هَا هُنَـا، مِنْ حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ.
“Ketahuilah sesungguhnya fitnah itu dari sana, ketahuilah sesungguhnya fitnah itu dari sana, dari arah munculnya tanduk setan (dari arah timur-ed.).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
Baca juga: Kisah Sufi: Ketika Setan Kehilangan Pekerjaan
Kata قَرْنُ الشَّيْطَانِ maknanya adalah kekuatan setan dan pengikutnya, atau sesungguhnya matahari memiliki tanduk secara hakiki, ada juga yang mengatakan, “Sesungguhnya setan menempatkan matahari sebagai tanduk di kepalanya agar sujud kepada matahari terjadi (tertuju) padanya.” (Lihat Fat-hul Baari (XIII/46).
Dalam riwayat Muslim, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
رَأْسُ الْكُفْرِ مِنْ هَاهُنَا مِنْ حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ؛ يَعْنِي الْمَشْرِقُ.
“Pangkal kekufuran dari sana, dari arah keluarnya tanduk setan,” yakni dari arah timur." (Lihat Shahiih Muslim kitab al-Fitan (XVIII/31-32, Syarh an-Nawawi).
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra , beliau berkata:
دَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فيِ صَاعِنَا وَمُدِّنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَيَمَنِنَا. فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ: يَا نَبِيَّ اللهِ؟ وَفِيْ عِرَاقِنَا. قَالَ: إِنَّ بِهَا قَرْنُ الشَّيْطَانِ، وَتَهِيْجُ الْفِتَنُ، وَإِنَّ الْجَفَاءَ بِالْمَشْرِقِ.
“Nabi SAW berdoa, ‘Ya Allah, limpahkanlah keberkahan bagi kami di dalam sha dan mudd kami, dan berilah keberkahan kepada kami pada negeri Syam dan negeri Yaman kami,’ lalu seorang laki-laki dari kaum berkata, ‘Wahai Nabiyullah? Dan pada Irak kami.’ Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya di sana ada tanduk setan, fitnah berkecamuk di sana, dan sesungguhnya kekerasan hati terdapat di timur.’” (HR Ath-Thabrani)
Lihat Juga :