Ketika Jin Merasuki Manusia, Begini Cara Menghindari dan Mengobatinya
Rabu, 13 November 2024 - 16:42 WIB
loading...
Kalangan Ahlus Sunnah berpendapat, jin masuk dalam tubuh orang yang kesurupan. Ilustrasi: BBC
A
A
A
JIN bisa memerintahkan orang untuk melakukan kejahatan atau hal-hal yang haram . Untuk itu ada beberapa cara untuk menghindari dan mengobati orang yang diganggu atau kerasukan jin.
Suatu ketika Abdullah bin Imam Ahmad bin Hanbal bertanya pada ayahnya. "Orang-orang menyangka jin tidak memasuki tubuh manusia."
Imam Ahmad bin Hanbal pun menjawab, "Wahai anakku, mereka berdusta. Jin itu berbicara lewat lisan manusia."
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam kitab "Al-Fatawa Al-Ijtima’iyah" mengatakan Al-Quran dan Hadis telah menginformasikan bahwa jin bisa merasuki manusia.
Al-Asy’ari dalam kitab "Maqalat Ahlus Sunnah wal Jama’ah" mengatakan bahwa kalangan Ahlus Sunnah berpendapat, jin masuk dalam tubuh orang yang kesurupan.
Baca juga: Surat Jin untuk Memanggil Jin? Begini Penjelasannya
Pendapat tersebut didasarkan pada Al-Quran surat al-Baqarah ayat 275. Allah SWT berfirman:
“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila” ( QS Al-Baqarah/2 : 275)
Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, mereka tidak bangkit dari kubur mereka pada hari Kiamat kecuali sebagaimana bangkitnya orang ketika kemasukan setan.
Sementara itu, Rasulullah SAW bersabda:
“Setan mengalir pada manusia lewat aliran darah” [HR Bukhari, no. 7171, kitab Al-Ahkam, Muslim, no. 2175, kitab As-Salam]
Ada sejumlah hadis dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Al-Baihaqi, bahwa seorang anak yang telah gila didatangkan. Maka Nabi SAW mengatakan (kepada jin yang merasuki anak kecil itu), “Keluarlah! Aku adalah Rasulullah”. Lalu anak itu terbebas darinya. (HR Ahmad dalam Al-Musnad, no. 1713-17098, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 2/617-618 dan menilainya sebagai shahih sanadnya serta disetujui oleh Adz-Dzahabi)
Baca juga: Jin Bisa Mati seperti Manusia, Lalu Berapa Batas Usia Jin?
Suatu ketika Abdullah bin Imam Ahmad bin Hanbal bertanya pada ayahnya. "Orang-orang menyangka jin tidak memasuki tubuh manusia."
Imam Ahmad bin Hanbal pun menjawab, "Wahai anakku, mereka berdusta. Jin itu berbicara lewat lisan manusia."
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam kitab "Al-Fatawa Al-Ijtima’iyah" mengatakan Al-Quran dan Hadis telah menginformasikan bahwa jin bisa merasuki manusia.
Al-Asy’ari dalam kitab "Maqalat Ahlus Sunnah wal Jama’ah" mengatakan bahwa kalangan Ahlus Sunnah berpendapat, jin masuk dalam tubuh orang yang kesurupan.
Baca juga: Surat Jin untuk Memanggil Jin? Begini Penjelasannya
Pendapat tersebut didasarkan pada Al-Quran surat al-Baqarah ayat 275. Allah SWT berfirman:
الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ
“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila” ( QS Al-Baqarah/2 : 275)
Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, mereka tidak bangkit dari kubur mereka pada hari Kiamat kecuali sebagaimana bangkitnya orang ketika kemasukan setan.
Sementara itu, Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ
“Setan mengalir pada manusia lewat aliran darah” [HR Bukhari, no. 7171, kitab Al-Ahkam, Muslim, no. 2175, kitab As-Salam]
Ada sejumlah hadis dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Al-Baihaqi, bahwa seorang anak yang telah gila didatangkan. Maka Nabi SAW mengatakan (kepada jin yang merasuki anak kecil itu), “Keluarlah! Aku adalah Rasulullah”. Lalu anak itu terbebas darinya. (HR Ahmad dalam Al-Musnad, no. 1713-17098, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 2/617-618 dan menilainya sebagai shahih sanadnya serta disetujui oleh Adz-Dzahabi)
Baca juga: Jin Bisa Mati seperti Manusia, Lalu Berapa Batas Usia Jin?
Lihat Juga :