5 Hadis tentang Menjaga Lisan dan Etika Berucap dalam Islam
Minggu, 31 Agustus 2025 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
“Wahai Muadz, celaka kamu! Bukankah manusia tersungkur mukanya di dalam neraka karena buah dari lisannya?” (HR. At-Tirmidzi no. 2616, Ibnu Majah no. 3973; dan di-shahih-kan al-Albani dalam Irwaul Ghalil no. 413)
Hadis tersebut menjelaskan bahwa manusia dapat terjerumus kedalam neraka alhasil dari lisan mereka yang tidak terjaga dengan berbicara hal buruk (fitnah, ghibah, mencaci maki) melainkan berdiam diri atau berkata hal yang bermanfaat/baik.
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda.
“Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat” ( HR.Bukhari no. 6477 dan Muslim no. 2988)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Dari hadis tersebut dijelaskan bahwa kebaikan islam dalam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat. dalam hal ini, perkataan lisan yang tidak bermanfaat juga termasuk hal yang harus di tinggal dan hindari sebagai orang muslim.
Abu Ishaq Al Khowwash berkata,
Hadis tersebut menjelaskan bahwa manusia dapat terjerumus kedalam neraka alhasil dari lisan mereka yang tidak terjaga dengan berbicara hal buruk (fitnah, ghibah, mencaci maki) melainkan berdiam diri atau berkata hal yang bermanfaat/baik.
3. Keutamaan dalam Menjaga Lisan
Ketiga dalam hadis dalam menjaga lisan yang menjelaskan keutamaan dalam menjaga lisan yang dijelaskan dalam hadis riwayat Al-Bukhari No.6477Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda.
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيْهَا يَهْوِى بِهَا فِي النَّارِأَبْعَدَمَا بَيْنَ الْمَسْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
“Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat” ( HR.Bukhari no. 6477 dan Muslim no. 2988)
4. Menghindari Perkataan yang Tidak Bermanfaat
Hadis tentang menjaga lisan selanjutnya menjelaskan pentingnya menghindari perkataan yang tidak bermanfaat sesuai dengan hadits riwayat Tirmidzi No.2317 :Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ
“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Dari hadis tersebut dijelaskan bahwa kebaikan islam dalam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat. dalam hal ini, perkataan lisan yang tidak bermanfaat juga termasuk hal yang harus di tinggal dan hindari sebagai orang muslim.
5. Sedikit Berbicara Lebih Baik dari Banyak Berbicara
Terakhir dalam hadis tentang menjaga lisan, terdapat kebaikan dalam mengurangi berbicara daripada memperbanyak berbicara yang lebih dijelaskan dalam hadis riwayat Al Baihaqi :Abu Ishaq Al Khowwash berkata,
Lihat Juga :