Surat Yasin Latin Saja yang Mudah Dibaca, Lengkap dengan Artinya
Selasa, 07 Januari 2025 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
56. Hum wa azwaajuhum fii zilaalin 'alal araaa'iki muttaki'un
57. Lahum fiihaa faakihatunw-wa lahum maa yadda'un
58. Salaamun qawlam mir rabbir rahiim
59. Wam taazul yawma ayyuhal mujrimon
60. Alam a'had ilaikum yaa bani aadama al-laa ta'budush Shaitaan; innahu lakum 'aduwwum mubiin
61. Wa ani'buduni haaza siraatum mustaqiim
62. Wa laqad adalla minkum jibillan kasiiraa; afalam takunu ta'qilun
63. Haazihii jahannamul latii kuntum tu'adun
64. Islawhal yawma bimaa kuntum takfurun
65. Al-yawma nakhtimu 'alaa afwaahihim wa tukallimunaa aydiihim wa tashhadu arjuluhum bimaa kaanu yaksibun
66. Wa law nashaaa'u latamasnaa 'alaa a'yunihim fastabaqus siraata fa-annaa yubsirun
67. Wa law nashaaa'u lamasakhnaahum 'alaa makaanatihim famasta taa'u mudiyyanw-wa laa yarji'un
68. Wa man nu 'ammirhu nunakkishu fil khalqi afalaa ya'qilun
69. Wa maa 'allamna hush shi'ra wa maa yambaghii lah; in huwa illaa zikrunw-wa quraanum mubiin
70. Li-yunzira man kaana hayyanw wa yahiqqal qawlu 'alal kaafiriin
71. Awalam yaraw annaa khalaqnaa lahum mimmaa 'amilat aydiinaa an'aaman fahum lahaa maalikun
72. Wa thallalnaahaa lahum faminhaa rakuubuhum wa minhaa yaa'kuluun
73. Wa lahum fiihaa manaafi'u wa mashaarib; afalaa yashkurun
74. Watta-khaduu min dunil laahi aalihatal la'allahum yunsarun
75. Laa yastatii'una nasrahum wa hum lahum jundum muhdarun
76. Falaa yahzunka qawluhum innaa na'lamu maa yusirruna wa maa yu' linun
77. Awalam yaral insaanu annaa khalaqnaahu min nutfatin fa-izaa huwa khasiimum mubiin
78. Wa daraba lanaa masalanw-wa nasiya khalqah; qaala mai yuhyil 'izaama wa hiya ramiim
79. Qul yuhyiihal lazii ansha'ahaa awwala marratinw-wa huwa bikulli khalqin 'aliim
80. Allazii ja'ala lakum minash shajaril akhdari naaran fa-izaaa antum minhu tuqidun
81. Awa laisal lazii khalaqas samaawaati wal arda biqaadirin 'alaaa any-yakhluqa mislahum; balaa wa huwal khallaaqul 'aliim
82. Innamaaa amruhu izaaa araada shai'an any-yaqula lahu kun fa-yakun
83. Fasubhaanallahii biyadihi malakutu kulli shai'inw-wa ilaihi turja'un
2. Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah,
3. Sesungguhnya kamu (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul,
4. (yang berada) di atas jalan yang lurus,
5. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
6. Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
7.7. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
8. Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.
9. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
10. Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka atau kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.
11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka beri kabar gembira kepadanya dengan ampunan dan pahala yang mulia.
12. Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).
13. Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka;
14. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu."
15. Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka."
16. Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu."
17. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas."
18. Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu; sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami."
19. Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah (kamu mengancam kami) karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas."
20. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas seraya berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu,
21. Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
22. Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan?
23. Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya? Jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku.
24. Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.
25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku.
26. Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke surga." Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui,
27.27. Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan."
28. Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukan pun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.
29. Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.
30. Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
57. Lahum fiihaa faakihatunw-wa lahum maa yadda'un
58. Salaamun qawlam mir rabbir rahiim
59. Wam taazul yawma ayyuhal mujrimon
60. Alam a'had ilaikum yaa bani aadama al-laa ta'budush Shaitaan; innahu lakum 'aduwwum mubiin
61. Wa ani'buduni haaza siraatum mustaqiim
62. Wa laqad adalla minkum jibillan kasiiraa; afalam takunu ta'qilun
63. Haazihii jahannamul latii kuntum tu'adun
64. Islawhal yawma bimaa kuntum takfurun
65. Al-yawma nakhtimu 'alaa afwaahihim wa tukallimunaa aydiihim wa tashhadu arjuluhum bimaa kaanu yaksibun
66. Wa law nashaaa'u latamasnaa 'alaa a'yunihim fastabaqus siraata fa-annaa yubsirun
67. Wa law nashaaa'u lamasakhnaahum 'alaa makaanatihim famasta taa'u mudiyyanw-wa laa yarji'un
68. Wa man nu 'ammirhu nunakkishu fil khalqi afalaa ya'qilun
69. Wa maa 'allamna hush shi'ra wa maa yambaghii lah; in huwa illaa zikrunw-wa quraanum mubiin
70. Li-yunzira man kaana hayyanw wa yahiqqal qawlu 'alal kaafiriin
71. Awalam yaraw annaa khalaqnaa lahum mimmaa 'amilat aydiinaa an'aaman fahum lahaa maalikun
72. Wa thallalnaahaa lahum faminhaa rakuubuhum wa minhaa yaa'kuluun
73. Wa lahum fiihaa manaafi'u wa mashaarib; afalaa yashkurun
74. Watta-khaduu min dunil laahi aalihatal la'allahum yunsarun
75. Laa yastatii'una nasrahum wa hum lahum jundum muhdarun
76. Falaa yahzunka qawluhum innaa na'lamu maa yusirruna wa maa yu' linun
77. Awalam yaral insaanu annaa khalaqnaahu min nutfatin fa-izaa huwa khasiimum mubiin
78. Wa daraba lanaa masalanw-wa nasiya khalqah; qaala mai yuhyil 'izaama wa hiya ramiim
79. Qul yuhyiihal lazii ansha'ahaa awwala marratinw-wa huwa bikulli khalqin 'aliim
80. Allazii ja'ala lakum minash shajaril akhdari naaran fa-izaaa antum minhu tuqidun
81. Awa laisal lazii khalaqas samaawaati wal arda biqaadirin 'alaaa any-yakhluqa mislahum; balaa wa huwal khallaaqul 'aliim
82. Innamaaa amruhu izaaa araada shai'an any-yaqula lahu kun fa-yakun
83. Fasubhaanallahii biyadihi malakutu kulli shai'inw-wa ilaihi turja'un
Artinya :
1. Yaa Siin.2. Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah,
3. Sesungguhnya kamu (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul,
4. (yang berada) di atas jalan yang lurus,
5. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
6. Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
7.7. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
8. Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.
9. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
10. Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka atau kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.
11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka beri kabar gembira kepadanya dengan ampunan dan pahala yang mulia.
12. Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).
13. Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka;
14. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu."
15. Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka."
16. Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu."
17. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas."
18. Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu; sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami."
19. Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah (kamu mengancam kami) karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas."
20. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas seraya berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu,
21. Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
22. Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan?
23. Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya? Jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku.
24. Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.
25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku.
26. Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke surga." Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui,
27.27. Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan."
28. Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukan pun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.
29. Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.
30. Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
Lihat Juga :