Inilah 4 Janji Allah Bagi Para Ahli Tahajud
Selasa, 22 Juli 2025 - 19:17 WIB
loading...
A
A
A
Artinya: Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Muzzammil: 20).
Allah SWT berfirman:
Artinya: Dan bersabarlah dalam menanti ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri. (QS. At Thur: 48).
Hal tersebut berdasarkan surat Al-Furqan ayat 63-64, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
Arab-Latin: Wa 'ibādur-raḥmānillażīna yamsyụna 'alal-arḍi haunaw wa iżā, Wallażīna yabītụna lirabbihim sujjadaw wa qiyāmā
Artinya: Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. (QS. Al Furqan: 63-64).
Baca juga: Perbedaan Salat Tahajud dan Qiyamul Lail yang Wajib Diketahui Umat Muslim!
2. Meminta Diberikan Kesabaran
Seorang Muslim yang melaksanakan Salat Tahajud hendaknya meminta untuk diberikan kesabaran dapat dipanjatkan setelah salat tahajud.Allah SWT berfirman:
وَٱصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ
Artinya: Dan bersabarlah dalam menanti ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri. (QS. At Thur: 48).
3. Meminta Keselamatan
Seorang Muslim dapat memohon kepada Allah agar diberi keselamatan dunia dan akhirat setelah Salat Tahajud.Hal tersebut berdasarkan surat Al-Furqan ayat 63-64, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَعِبَادُ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلْجَٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَٰمًا
وَٱلَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَٰمًا
وَٱلَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَٰمًا
Arab-Latin: Wa 'ibādur-raḥmānillażīna yamsyụna 'alal-arḍi haunaw wa iżā, Wallażīna yabītụna lirabbihim sujjadaw wa qiyāmā
Artinya: Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. (QS. Al Furqan: 63-64).
Baca juga: Perbedaan Salat Tahajud dan Qiyamul Lail yang Wajib Diketahui Umat Muslim!
4. Meminta Ditinggikan Derajatnya
Muslim yang beriman tentu ingin ditempatkan di tempat yang terbaik di surga-Nya Allah Subhanahu Wata'ala. Maka dari itu, hendaknya seorang Muslim yang melaksanakan sholat tahajud untuk meminta ditinggikan derajatnya.Lihat Juga :