Rebutan Tahta di Kerajaan Daud, Absyalum Melakukan Kudeta

Rabu, 15 April 2020 - 06:40 WIB
loading...
Rebutan Tahta di Kerajaan...
Allah telah memberikan kerajaan, hikmah, dan mengajarkan apa yang Dia kehendaki. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Nabi Daud selalu mengajak putranya, Sulaiman, dalam tiap-tiap sidang peradilan yang diadakan untuk menangani perkara-perkara perselisihan dan sengketa yang terjadi di dalam masyarakat.

la sengaja membawa Sulaiman untuk melatihnya serta menyiapkannya sebagai putera mahkota yang akan menggantikanya memimpin kerajaan kelak. Dan memang Sulaimanlah yang terpandai di antara sesama saudara yang bahkan lebih tua usia daripadanya.

Rupanya, itulah yang membuat saudara-saudara Sulaiman iri. Absyalum, salah satunya. Kakak Nabi Sulaiman ini tidak rela dirinya dilangkahi oleh adiknya. la beranggapan bahwa dialah yang sepatutnya menjadi putera mahkota. Selain lebih tua dalam usia, Absyalum merasa lebih kuat.

Diam-diam Absyalum menyusun pemberontakan. Jauh-jauh hari ia berusaha mencuri hati rakyat Israil. Ia menunjukkan kasih sayang dan cintanya kepada mereka, menolong menyelesaikan masalah-masalah yang mereka hadapi serta mempersatukan mereka di bawah pengaruh dan pimpinannya. Tak jarang ia berdiri di depan pintu istana mencegat orang-orang yang datang ingin menghadap raja. Ia tangani sendiri masalah-masalah yang mereka minta penyelesaian.

Setelah merasa memiliki pengaruh yang kuat di kalangan rakyat Bani Israil, Absyalum memutuskan untuk kudeta. Ia sebarkan mata-mata ke seluruh pelosok negeri untuk menghasut rakyat dan memberi tanda kepada penyokong-penyokong rencananya.

Syahdan pada suatu pagi hari di kala Daud duduk di serambi istana berbincang-bincang dengan para pembesar dan para penasihat pemerintahannya, terdengarlah suara bergemuruh rakyat bersorak-sorai meneriakkan pengangkatan Absyalum sebagai raja Bani Isra’il menggantikan Daud. Mereka menuntut Daud turun dari tahtanya. Keadaan kota menjadi kacau-bilau dilanda huru-hara. Keamanan tidak terkendali. Perkelahian terjadi di mana-mana antara orang yang pro dan yang kontra dengan kekuasaan Absyalum.

Nabi Daud merasa sedih melihat keributan dan kekacauan yang melanda negerinya. Namun ia berusaha menguasai emosinya dan menahan diri dari perbuatan dan tindakan yang dapat menambah parah keadaan. Akhirnya Nabi Daud mengambil keputusan meninggalkan istana, untuk menghindari pertumpahan darah. Bersama pengikutnya ia menyeberang sungai Jordan menuju bukit Zaitun.

Begitu Daud keluar meninggalkan kota Jerusalem, masuklah Absyalum ke kota diiringi oleh para pengikutnya. Ia mengambil alih tahta. Sementara Nabi Daud melakukan istikharah dan munajat kepada Tuhan di atas bukit Zaitun memohon taufiq dan pertolongan-Nya agar menyelamatkan kerajaan dan negaranya dari malapetaka dan keruntuhan akibat perbuatan putranya yang durhaka itu.

Setelah mengadakan istikharah dan munajat, akhirnya Daud mengambil keputusan mengadakan kontra aksi terhadap puteranya. Maka dikirimkanlah tentara yang masih setia ke Jerusalem untuk merebut kembali istana kerajaan Bani Isra’il dari tangan Absyalum.

Beliau berpesan kepada komandan pasukannya, agar bertindak bijaksana dan sedapat mungkin menghindari pertumpahan darah dan pembunuhan yang tidak perlu. Beliau juga meminta agar Absyalum tidak dibunuh. Akan tetapi takdir telah menentukan lain. Komandan yang berhasil menyerbu istana tidak dapat berbuat lain kecuali membunuh Absyalum yang melawan dan enggan menyerahkan diri setelah ia terkurung dan terkepung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Indahnya Senyum Nabi...
Indahnya Senyum Nabi Sulaiman yang Digambarkan Al Quran, Simak di Sini!
Rahasia dan Hikmah Hujan...
Rahasia dan Hikmah Hujan Menurut Islam, Begini Penjelasannya
5 Keutamaan dan Hikmah...
5 Keutamaan dan Hikmah Salat Berjamaah bagi Umat Islam
Hikmah Disyariatkannya...
Hikmah Disyariatkannya Mandi Junub bagi Muslim yang Berhadas Besar
5 Hikmah dan Tips Hadapi...
5 Hikmah dan Tips Hadapi Musibah Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Rekomendasi
Ketika Islam Mengawali...
Ketika Islam Mengawali Peradaban Hampir dari Nol Lagi
Tepian Danau Titan Menunjukkan...
Tepian Danau Titan Menunjukkan Bukti Adanya Gelombang Besar
Maros Gempar! Lubang...
Maros Gempar! Lubang Galian Keluarkan Air Panas Mendidih
Artikel Terkini
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Pangeran Hamzah Sosok...
Pangeran Hamzah Sosok Tertuduh Perencana Kudeta Kerajaan Yordania
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved