Ramadan Bulan Tadarus Al Qur'an, Bolehkah Membaca Al-Qur'an Tanpa Tahu Artinya?
Kamis, 20 Februari 2025 - 10:50 WIB
loading...
Dalam Islam, memahami ayat-ayat Al-Quran dan mentadabburinya adalah sebuah keniscayaan bagi seorang muslim, karena Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh manusia. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Mengisi dan mempersiapkan diri di bulan suci Ramadan , salah satunya adalah dengan membaca Al-Qur'an . Namun, bolehkah membaca Al Qur'an ini tanpa mengetahui artinya?
Dalam Islam, memahami ayat-ayat Al-Quran dan mentadabburinya adalah sebuah keniscayaan bagi seorang muslim, karena Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh manusia. Allah Ta’ala berfirman,
“Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29)
Bahkan Allah mencela orang-orang yang tidak mentadabburi ayat-ayatnya. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)
Walau demikian, dibolehkan hanya membaca tanpa memahami maknanya dengan tujuan mendapatkan pahala membaca. Apa dalilnya? Menurut Ustadz Ahmad Sarwat Lc, dai dari Rumah Fiqih Indonesia, perintah membaca Al-Qur'an tetap ada dalam kitabullah ini. Sehingga meski kita belum menguasai bahasa arab, tetap saja membaca Al-Qur'an merupakan perintah dari Allah SWT.
Perintah untuk membaca Al-Qur'an kita temukan bertebaran di dalam Al-Quran sendiri, di antaranya ayat berikut ini:
'Bacalah apa yang mudah dari Al-Qur'an.(QS. Al-Muzzammil: 20)
Dalam Islam, memahami ayat-ayat Al-Quran dan mentadabburinya adalah sebuah keniscayaan bagi seorang muslim, karena Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh manusia. Allah Ta’ala berfirman,
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الألْبَابِ
“Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29)
Bahkan Allah mencela orang-orang yang tidak mentadabburi ayat-ayatnya. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)
Walau demikian, dibolehkan hanya membaca tanpa memahami maknanya dengan tujuan mendapatkan pahala membaca. Apa dalilnya? Menurut Ustadz Ahmad Sarwat Lc, dai dari Rumah Fiqih Indonesia, perintah membaca Al-Qur'an tetap ada dalam kitabullah ini. Sehingga meski kita belum menguasai bahasa arab, tetap saja membaca Al-Qur'an merupakan perintah dari Allah SWT.
Perintah untuk membaca Al-Qur'an kita temukan bertebaran di dalam Al-Quran sendiri, di antaranya ayat berikut ini:
'Bacalah apa yang mudah dari Al-Qur'an.(QS. Al-Muzzammil: 20)
Lihat Juga :