Peristiwa Nuzulul Qur'an dalam Al Qur'an dan Hadis Nabi SAW
Kamis, 13 Maret 2025 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Artinya: “Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu anhu berkata: ”Aku tidak ragu bahwa malam 17 Ramadan adalah malam turunnya Al-Quran.” (HR. Ath-Thabarani dan Abu Syaibah).
Hadis di atas menegaskan bahwa malam Nuzulul Quran terjadi di bulan suci Ramadan. Adapun waktu tepatnya adalah malam ke-17.
Wa'lamu annama ganimtum min syai'in fa anna lillahi khumusahu wa lir-rasuli wa lizil-qurba wal-yatama wal-masakini wabnis-sabili in kuntum amantum billahi wa ma anzalna 'ala 'abdina yaumal-furqani yaumal-taqal-jam'an(i), wallahu 'ala kulli syai'in qadir
Artinya: Dan ketahuilah, sesungguhnya segala yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil, (demikian) jika7 kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqan, yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu”
Ayat di atas menjadi salah satu dasar peringatan Nuzulul Quran setiap malam ke-17 bulan Ramadan.
“Innaa anzalnaahu fii lailatil qadr”
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar."
“Lailatul qadri khairum min alfii shahr”
Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Hadis di atas menegaskan bahwa malam Nuzulul Quran terjadi di bulan suci Ramadan. Adapun waktu tepatnya adalah malam ke-17.
4. Surat Al Anfal Ayat 41
وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّمَا غَنِمۡتُمۡ مِّنۡ شَىۡءٍ فَاَنَّ لِلّٰهِ خُمُسَهٗ وَ لِلرَّسُوۡلِ وَلِذِى الۡقُرۡبٰى وَالۡيَتٰمٰى وَالۡمَسٰكِيۡنِ وَابۡنِ السَّبِيۡلِ ۙ اِنۡ كُنۡتُمۡ اٰمَنۡتُمۡ بِاللّٰهِ وَمَاۤ اَنۡزَلۡنَا عَلٰى عَبۡدِنَا يَوۡمَ الۡفُرۡقَانِ يَوۡمَ الۡتَقَى الۡجَمۡعٰنِ ؕ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ
Wa'lamu annama ganimtum min syai'in fa anna lillahi khumusahu wa lir-rasuli wa lizil-qurba wal-yatama wal-masakini wabnis-sabili in kuntum amantum billahi wa ma anzalna 'ala 'abdina yaumal-furqani yaumal-taqal-jam'an(i), wallahu 'ala kulli syai'in qadir
Artinya: Dan ketahuilah, sesungguhnya segala yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil, (demikian) jika7 kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqan, yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu”
Ayat di atas menjadi salah satu dasar peringatan Nuzulul Quran setiap malam ke-17 bulan Ramadan.
5. Al Qadr Ayat 1,3, dan 4
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Innaa anzalnaahu fii lailatil qadr”
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar."
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
“Lailatul qadri khairum min alfii shahr”
Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Lihat Juga :