Kapan Malam Lailatul Qadar Ramadan 2025? Simak Penjelasannya di Sini!
Selasa, 18 Maret 2025 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Artinya: Dari Aisyah ra pula, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “Carilah Lailatul Qadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan” (HR Bukhari).
Atas dasar dua hadis di atas, Ibnu Hajar mengunggulkan pendapat yang mengatakan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. Tepatnya pada malam-malam tanggal ganjil.
Kemudian pendapat yang mengatakan Lailatul Qadar terjadi pada malam ke-23 bulan Ramadan. Pendapat ini didukung oleh Imam Syafi’i. Dalam satu hadis dijelaskan, salah seorang sahabat Nabi yang bernama Abdullah bin Unais bertanya perihal malam Lailatul Qadar:
Artinya: Wahai Rasulullah, kapankah kami bisa memperoleh malam penuh berkah ini? Rasulullah menjawab:
Artinya: Carilah pada malam ini (malam 2 Ramadan). K
Kemudian pendapat yang mengatakan terjadi pada malam ke-27 bulan Ramadan. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama. Landasan argumennya berdasarkan atsar Ubay bin Ka’ab berikut:
Artinya: Dari Ubay bin Ka’ab, “Demi Allah, sungguh aku mengetahui malam (Lailatul Qadar) tersebut. Puncak ilmuku bahwa malam tersebut adalah malam yang Rasulullah saw memerintahkan kami untuk menegakkan salat padanya, yaitu malam ke-27 (HR Muslim).
Atas dasar dua hadis di atas, Ibnu Hajar mengunggulkan pendapat yang mengatakan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. Tepatnya pada malam-malam tanggal ganjil.
Kemudian pendapat yang mengatakan Lailatul Qadar terjadi pada malam ke-23 bulan Ramadan. Pendapat ini didukung oleh Imam Syafi’i. Dalam satu hadis dijelaskan, salah seorang sahabat Nabi yang bernama Abdullah bin Unais bertanya perihal malam Lailatul Qadar:
يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى نَلْتَمِسُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ الْمُبَارَكَةَ
Artinya: Wahai Rasulullah, kapankah kami bisa memperoleh malam penuh berkah ini? Rasulullah menjawab:
(الْتَمِسُوهَا هَذِهِ اللَّيْلَةَ) وَقَالَ وَذَلِكَ مَسَاءَ لَيْلَةِ ثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ
Artinya: Carilah pada malam ini (malam 2 Ramadan). K
Kemudian pendapat yang mengatakan terjadi pada malam ke-27 bulan Ramadan. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama. Landasan argumennya berdasarkan atsar Ubay bin Ka’ab berikut:
عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ: (وَاللَّهِ إِنِّي لأَعْلَمُهَا وَأَكْثَرُ عِلْمِي هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقِيَامِهَا، هِيَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ
Artinya: Dari Ubay bin Ka’ab, “Demi Allah, sungguh aku mengetahui malam (Lailatul Qadar) tersebut. Puncak ilmuku bahwa malam tersebut adalah malam yang Rasulullah saw memerintahkan kami untuk menegakkan salat padanya, yaitu malam ke-27 (HR Muslim).
Lihat Juga :