Niat dan Tata Cara Mandi Idulfitri sebelum Berangkat Salat Ied
Sabtu, 29 Maret 2025 - 15:45 WIB
loading...
Niat mandi Idulfitri ini dibaca saat melaksanakan mandi sebelum berangkat salat Idulfitri ke masjid, musala atau tanah lapang. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Niat dan tata cara mandi Idulfitri merupakan amalan sunnah untuk membersihkan dan menyucikan badan dari kotoran maupun najis yang menempel di anggota badan. Niat ini dibaca saat melaksanakan mandi sebelum berangkat salat Idulfitri ke masjid, musala atau tanah lapang.
Mandi Hari Raya Idulfitri ini sama seperti mandi besar pada umumnya, namun yang membedakan hanya niat. Berikut niat mandi Hari Raya Idulfitri :
Nawaitul ghusla liyaumi 'iidil Fithri sumbatan Lillahi Ta'aalaa.
Artinya: 'Saya niat mandi pada hari Raya Idul Fitri Sunnah karena Allah Taala'
Dalil tentang mandi Idulfitri adalah atsar yang dilakukan Abdullah bin Umar
Bahwa Abdullah Ibnu Umar ibnu Khattab radhiyallahu'anhu mandi pada hari raya Idul Fitri sebelum berangkat salat. Dasar ini memang tidak langsung dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, namun dari praktik sahabat Nabi. Namun Imam An Nawawi mengomentari bahwa atsar di atas adalah atsar yang sahih, sebagaimana tercantum dalam Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab.
Sedangkan hadis yang menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mandi pada dua hari raya, oleh sebagian ulama dikatakan sebagai hadits yang lemah. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mandi pada hari Idul Fithri dan Idul Adha. (HR. Ibnu Hibban)
Baca juga: Doa Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita, beserta Tata Caranya
Mandi Hari Raya Idulfitri ini sama seperti mandi besar pada umumnya, namun yang membedakan hanya niat. Berikut niat mandi Hari Raya Idulfitri :
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liyaumi 'iidil Fithri sumbatan Lillahi Ta'aalaa.
Artinya: 'Saya niat mandi pada hari Raya Idul Fitri Sunnah karena Allah Taala'
Dalil tentang mandi Idulfitri adalah atsar yang dilakukan Abdullah bin Umar
أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى
Bahwa Abdullah Ibnu Umar ibnu Khattab radhiyallahu'anhu mandi pada hari raya Idul Fitri sebelum berangkat salat. Dasar ini memang tidak langsung dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, namun dari praktik sahabat Nabi. Namun Imam An Nawawi mengomentari bahwa atsar di atas adalah atsar yang sahih, sebagaimana tercantum dalam Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab.
Sedangkan hadis yang menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mandi pada dua hari raya, oleh sebagian ulama dikatakan sebagai hadits yang lemah. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mandi pada hari Idul Fithri dan Idul Adha. (HR. Ibnu Hibban)
Baca juga: Doa Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita, beserta Tata Caranya
Tata Cara Mandi Hari Raya Idulfitri
Sedangkan tata cara mandi Idulfitri sama seperti mandi wajib pada umumnya yang membedakan hanya pada bacaan niat. Berikut urutannya:Lihat Juga :