Bacaan Hadoroh Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan

Rabu, 23 April 2025 - 11:31 WIB
loading...
Bacaan Hadoroh Lengkap...
Umumnya, bacaan hadoroh selalu diiringi dengan tawasul, yakni kiriman doa kepada Rasulullah SAW, para sahabat, tabi’in, dan orang alim. Foto ilustrasi/SindoNews
A A A
Bacaan hadoroh lengkap bahasa arab, latin dan terjemahan ini bisa diamalkan umat muslim dengan mudah. Istilah hadoroh, merujuk pada bacaan yang biasa dilantunkan umat Muslim sebelum membaca Surat Yasin . Pada tujuannya, bacaan hadoroh ini dilakukan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal atau para ahli kubur .

Mengutip buku Tawasul: Mencari Allah dan Rasul Lewat Jalan Guru oleh Ghozali, hadoroh juga bisa dibaca untuk meningkatkan kualitas iman seorang Muslim. Umumnya, bacaan hadoroh selalu diiringi dengan tawasul, yakni kiriman doa kepada Rasulullah SAW, para sahabat, tabi’in, dan orang alim. Tidak hanya Surat Yasin , hadoroh juga bisa dilanjutkan dengan bacaan surat-surat lain dalam Al Quran, seperti Surat Al-Waqiah dan Ar-Rahman.

Bagaimana bacaannya? Berikut kami rangkum informasinya untuk Anda. Hukum membaca hadoroh adalah sunah. Sebab, amalan ini sama seperti bacaan tawasul dan zikir yang dianjurkan dalam Islam.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon dan berdoa kepada-Mu dengan (bertawasul dengan) nabi-Mu, Muhammad, Nabi yang penuh kasih sayang. (Duhai Rasul) sesungguhnya aku telah bertawajjuh Kepada Tuhanku dengan (bertawasul dengan)mu agar hajatku ini terkabul. Ya Allah, terimalah syafaat Beliau untukku”. (HR Tirmidzi, an-Nasâ’I, al-Baihaqy dengan sanad shahih).

Baca juga: Bacaan Hadoroh Tahlil Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan

Bacaan hadoroh diwali dengan membaca istighfar, syahadat, dan selawat sebanyak 1 kali.

إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وَاَزْوَخِهِ وَاَوْلَادِه وذُرَّيَّا تِهِ اَلْفَاتِحَه


Ilaa hadhrotin Nabiyyil Mushthafaa, Muhammadin shollallohu 'alaihi wa sallam, Wa aalihii wa azwaajihii wa auladihi wa dzurriyatihi, Al-Faatihah.

Artinya : “Teruntuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah…” (membaca surat Al-Fatihah 1 kali)

ثُمَّ إلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَاْلأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ وَاْلمُصَنِّفِيْنَ وَجَمِيْعِ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ خُصُوْصًا سَيِّدنَا الشَّيْخِ عَبْدِ اْلقَادِرِ الجَيْلاَنِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَلْفَاتِحَة


Tsumma ilaa hadhratin ikhwaanihi minal anbiyaai wal mursaliin wal auliayaai wa syuhadaai wa shaalihin wa shahaabati wat taabi'iina wal 'ulamaai wal mushannifiin wajami'il malaaikatil muqarrabiin khushusan sayyidina asy syaikh 'Abdul Qadir Al Jailaani radhiyallahu 'anhu al faatihah

Artinya: Kemudian kepada para handai taulannya, dari pada nabi dan utusan, para wali, para syuhada, orang-orang saleh, para sahabat dan tabi’in, para ulama, para pengarang yang ikhlas, dan kepara para malaikat yang selalu taqarrub. Dan terutama kepada penghulu kita Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Al Fatihah….. (membaca surat Al-Fatihah 1 kali)

ثُمَّ إلَى جَمِيْعِ أَهْلِ اْلقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ إلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا أبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادَنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخَنَا وَمَشَايِخَ مَشَايِخِنَا وَلِمَنِ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ وَخُصُوْصًا اَلْفَاتِحَة


Tsumma ilaa jamii'i ahlil qubuur minal muslimiina wal muslimaati wal mukminiina wal mukminaati min masyaariqil ardhi ilaa maghaaribiha barriha wabahrihaa khushusan aabaa ana wa ummaatina wa ajdadina wajaddatina wamasyaa yikhina wamsyaa yikhi masyaa yikhina walimanij tama'naa hahuna bsiababihi wa khushushan ila.... (nama orang yang akan didoakan).

Artinya: Kemudian kepada semua ahli kubur dari kaum muslimin laki-laki dan perempuan, dan kepada kaum mukminin laki-laki dan perempuan dari dunia bagian timur sampai bagian baratnya, baik yang di darat maupun dilaut. Khususnya bapak-bapak kami dan para ibu kami, para nenek kami yang laki-laki dan perempuan, para guru besar kami dan para guru besar mereka, kepada guru kami, para gurunya guru kami dan kepada orang yang menyebabkan kami semua berkumpul disini. Dan Khususnya bagi arwah ….(sebutkan nama si mayit yang akan didoakan).

Setelahnya membaca surat Al-Fatihah sebanyak 1 kali dan dilanjutkan dengan membaca Surah Yasin dari ayat 1 sampai 83.

Baca juga: Tata Cara Memimpin Tahlil, Lengkap dengan Bacaan Doa Penutup
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Doa Khusus di Hari Tasyrik,...
Doa Khusus di Hari Tasyrik, Jangan Lupa Amalkan!
Doa Niat Berkurban Iduladha...
Doa Niat Berkurban Iduladha Lengkap dengan Artinya
Rekomendasi
Es Antartika Terus Mencair,...
Es Antartika Terus Mencair, Ilmuwan Ungkap Hal Menakutkan Ini
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Alam Mematikan yang Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved