Bulan Dzulqa'dah Segera Tiba, Begini Amalan dan Keutamaannya
Jum'at, 25 April 2025 - 05:15 WIB
loading...
Bulan Syawal akan berakhir pada tanggal 28 April 2025, sehingga awal Bulan Dzulqadah masuk pada tanggal 29 April 2025 ini. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Dalam kalender hijriah , bulan setelah Syawal adalah Dzulqa'dah , bulan yang juga termasuk dalam salah satu bulan yang memiliki kemuliaan di sisi Allah dengan julukan Asyhurul haram (bulan haram). Karena bulan istimewa seyogianya bulan ini diisi dengan kebajikan dan memperbanyak amalan yang sangat dianjurkan.
Bulan Syawal sendiri akan berakhir pada tanggal 28 April 2025, sehingga awal Bulan Dzulqa'dah masuk pada tanggal 29 April 2025 ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut amalan-amalan sunah bulan Dzulqa'dah yang istimewa ini, yakni :
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan yang diagungkan (QS at-Taubah: 36).
Dalam Tafsir Jalalain, dijelaskan bahwa yang dimaksud bulan-bulan haram tersebut atau bulan yang disucikan, yaitu Dzulqa'dah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab.
Imam Ibnu Katsir dalam Ibnu Katsir dalam kitab 'Tafsir Al-Qur’an al-‘Adhim', menjelaskan bahwa di bulan-bulan haram, terdapat pelbagai larangan yang harus dijauhi dan ditinggal kaum muslimin. Berperang termasuk perkara yang terlarang. Demikian juga melakukan pelbagai kemaksiatan.
Di samping, amalan yang dilakukan di bulan tersebut berlipat ganda pahalanya. Namun, di sisi lain, segala dosa dan bentuk kemaksiatan lain yang sengaja dilakukan di Dzulqa’dah juga akan berlipat ganda dosanya.
Baca juga: Kapan Iduladha 2025? Cek Jadwalnya di Sini!
Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Al-Qur’an al Adhim menjelaskan hal itu sebagai berikut;
Bulan Syawal sendiri akan berakhir pada tanggal 28 April 2025, sehingga awal Bulan Dzulqa'dah masuk pada tanggal 29 April 2025 ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut amalan-amalan sunah bulan Dzulqa'dah yang istimewa ini, yakni :
1. Memperbanyak amal kebaikan/kebajikan
Kemuliaan bulan Dzulqa’dah tergambar jelas dalam QS At Taubah ayat 36. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan yang diagungkan (QS at-Taubah: 36).
Dalam Tafsir Jalalain, dijelaskan bahwa yang dimaksud bulan-bulan haram tersebut atau bulan yang disucikan, yaitu Dzulqa'dah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab.
Imam Ibnu Katsir dalam Ibnu Katsir dalam kitab 'Tafsir Al-Qur’an al-‘Adhim', menjelaskan bahwa di bulan-bulan haram, terdapat pelbagai larangan yang harus dijauhi dan ditinggal kaum muslimin. Berperang termasuk perkara yang terlarang. Demikian juga melakukan pelbagai kemaksiatan.
Di samping, amalan yang dilakukan di bulan tersebut berlipat ganda pahalanya. Namun, di sisi lain, segala dosa dan bentuk kemaksiatan lain yang sengaja dilakukan di Dzulqa’dah juga akan berlipat ganda dosanya.
Baca juga: Kapan Iduladha 2025? Cek Jadwalnya di Sini!
Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Al-Qur’an al Adhim menjelaskan hal itu sebagai berikut;
ثُمَّ اخْتَصَّ مِنْ ذَلِكَ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ فَجَعَلَهُنَّ حَرَامًا، وعَظم حُرُماتهن، وَجَعَلَ الذَّنْبَ فِيهِنَّ أَعْظَمَ، وَالْعَمَلَ الصَّالِحَ وَالْأَجْرَ أَعْظَمَ