Hukum Tajwid Surat An Nisa Ayat 3, Lengkap dengan Penjelasan dan Maknanya!
Jum'at, 09 Mei 2025 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
فَا نْكِحُوْا مَا طَا بَ
Hukum tajwid pada kalimat di atas sebagai berikut:
Ikhfa haqiqi, karena nun sukun bertemu huruf Kaf, sehingga bunyi nun disamarkan saat dibaca.
Mad thabi’i (mad asli), ditandai dengan wawu sukun setelah dlommah dan alif sukun setelah fathah.
Idgham mimi
لَـكُمْ مِّنَ النِّسَآءِ
Hukum tajwid pada kalimat di atas sebagai berikut:
Idgham mimi (juga dikenal sebagai idgham mutamatsilain atau mistlain), karena Mim sukun bertemu Mim. Bacaan ini disuarakan dengan dengung.
Alif lam syamsiyah, sebab alif lam bertemu huruf Nun dan ditandai dengan tasydid. Cara membacanya adalah lam dilebur ke dalam huruf berikutnya sehingga lam tidak terdengar.
Ghunnah, karena Nun ditasydid. Bacaan ghunnah dibaca dengan dengung selama 2 sampai 3 harakat.
Mad wajib muttashil, karena mad thabi’i bertemu hamzah dalam satu kata. Panjang bacaannya lima harakat atau dua setengah alif.
Baca juga: Hukum Tajwid Surat An-Nisa Ayat 59, Lengkap dengan Penjelasannya
Mad Thabi’i
مَثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَ ۚ
Hukum tajwid pada kalimat di atas sebagai berikut:
Mad thabi’i (mad asli), karena terdapat fathah berdiri di atas huruf Nun, Lam, dan Ba.
Idzhar syafawi
فَاِ نْ خِفْتُمْ اَ لَّا تَعْدِلُوْا
Lihat Juga :