Inilah 14 Tempat yang Dituntut bagi Muslim untuk Berselawat
Rabu, 02 Juli 2025 - 06:46 WIB
loading...
Ada 14 tempat yang dituntut kepada umat Islam agar berselawat kepada Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi wa Sallam. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Inilah 14 tempat yang dituntut kepada umat Islam agar berselawat kepada Nabi Muhammad Shallalahu 'Alaihi wa Sallam.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab : 56).
Dalam buku Ash-Shalaatu 'alan Nabiyyi Muhammadin Shalallahu 'Alaihi wa Sallam Ma'nahaa Mawaathinuha Tsamaraatuhaa, yang ditulis Nurah bintu Muhammad as-Sa'di, ada tempat-tempat (posisi) dimana kita dituntut untuk berselawat . Baik yang hukumnya wajib (harus berselawat) maupun yang Sunnah mu'akad (yang ditekankan).
Diriwayatkan dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :
al-Fatihah dan tasyahhud, kemudian membaca selawat atasku". ( dari kitab Mausu'ah Nadhrotun Na'im).
Berselawat pada tasyahhud yang pertama ini lebih pendek daripada tasyahhud akhir. Dan menurut Ibnu Qoyyim tasyahhud pertama ini sifatnya tidak wajib, melainkan hanya sunnah saja.
Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya, dari hadis Abullah bin 'Amr bahwa ia mendengar Rasulullah bersabda :
"Jika kalian mendengar muadzin (melantunkan adzan), maka ucapkanlah yang semisal dengan yang diucapkan muadzin. Kemudian bershalawat lah kepadaku. Karena barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali,..".
Baca juga: Bacaan Selawat Pendek Ini, akan Membawa Hidup dalam Kemuliaan
"Tidaklah suatu kaum duduk dalam suatu majelis, sedang ia tidak berzikir pada Allah dan tidak bershalawat kepada nabinya, maka mereka akan mendapatkan penyesalan. Jika berkehendak, Allah akan menyiksa. Dan jika berkehendak, Allah akan mengampuni mereka."
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab : 56).
Dalam buku Ash-Shalaatu 'alan Nabiyyi Muhammadin Shalallahu 'Alaihi wa Sallam Ma'nahaa Mawaathinuha Tsamaraatuhaa, yang ditulis Nurah bintu Muhammad as-Sa'di, ada tempat-tempat (posisi) dimana kita dituntut untuk berselawat . Baik yang hukumnya wajib (harus berselawat) maupun yang Sunnah mu'akad (yang ditekankan).
1. Pada Tasyahhud Akhir
Tempat ini merupakan tempat yang paling penting dan paling ditekankan di dalam salat, yakni di Tasyahhud akhir. Ulama dan kaum muslimin sepakat atas disyaria'atkannya selawat di Tasyahhud akhir.Diriwayatkan dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :
al-Fatihah dan tasyahhud, kemudian membaca selawat atasku". ( dari kitab Mausu'ah Nadhrotun Na'im).
2. Pada Tasyahhud Awal
Berselawat pada tasyahhud yang pertama ini lebih pendek daripada tasyahhud akhir. Dan menurut Ibnu Qoyyim tasyahhud pertama ini sifatnya tidak wajib, melainkan hanya sunnah saja. 3. Setelah takbir kedua dalam salat jenazah
Setelah takbir kedua dalam sholat jenasah (termasuk sholat ghaib) adalah tempat yang disyari'atkan untuk membaca selawat kepada Niabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam. Tidak perbedaan dari para ulama tentang hal ini.4. Setelah menjawab muadzin (setelah selesai adzan)
Sebagian tempat yang dituntut untuk bershalawat adalah setelah menjawab muadzin.Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya, dari hadis Abullah bin 'Amr bahwa ia mendengar Rasulullah bersabda :
"Jika kalian mendengar muadzin (melantunkan adzan), maka ucapkanlah yang semisal dengan yang diucapkan muadzin. Kemudian bershalawat lah kepadaku. Karena barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali,..".
5. Ketika berdoa
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, ia berkata, "Saya pernah sholat, sedangkan ada Nabi Shollalahu 'Alaihi wa Sallam, Abu Bakar dan Umar menyertai nabi. Ketika selesai salat dan aku duduk, maka aku berdoa memulai dengan memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala dan membaca selawat kepada Nabi Shallahu 'Alaihi wa Sallam lalu aku berdoa perihal tentang diriku sendiri. Maka Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "Mintalah sesuatu, niscaya engkau akan diberikan sesuatu tersebut".6. Ketika masuk dan keluar masjid
Disyari'atkan juga ketika keluar atau masuk masjid bershalawat kepada Rasulullah Shallalahu A'laihi wa Sallam, yakni sebelum atau sesudah membaca doa keluar masuk masjid.7. Ketika di Shafa dan Marwa (umumnya saat umrah atau haji)
Sebagian tempat membaca shalawat kepada Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam adalah ketika di Shafa dan Marwa (saat melakukan Sa'i salam ibadah umrah dan haji).Baca juga: Bacaan Selawat Pendek Ini, akan Membawa Hidup dalam Kemuliaan
8. Ketika suatu kaum atau masyarakat sedang berkumpul atau dalam suatu majelis
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallalahu ' Alaihi wa Sallam bersabda :"Tidaklah suatu kaum duduk dalam suatu majelis, sedang ia tidak berzikir pada Allah dan tidak bershalawat kepada nabinya, maka mereka akan mendapatkan penyesalan. Jika berkehendak, Allah akan menyiksa. Dan jika berkehendak, Allah akan mengampuni mereka."
9. Ketika disebutkan nama beliau Shallalahu 'Alihi wa Sallam
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :رَغَمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ
Lihat Juga :