10 Keutamaan Menuntut Ilmu, Dapat Perlindungan hingga Didoakan Penduduk Langit dan Bumi
Senin, 11 Agustus 2025 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Rasulullah juga bersabda, “Barang siapa yang kedatangan ajal, sedang ia masih menuntut ilmu, maka ia akan bertemu dengan Allah di mana tidak ada jarak antara dia dan antara para nabi kecualisatu derajat kenabian.” (HR. Thabrani)
“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidakpergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalampengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnyaapabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya“.(QS. At-Taubah: 122)
“Belajarlah kalian semua atas ilmu yang kalian inginkan, maka demi Allah tidak akan diberikan pahala kalian sebab mengumpulkan ilmu sehingga kamumengamalkannya“. (HR. Abu Hasan)
Baca juga: Benarkah Menuntut Ilmu Lebih Utama dari Amalan Sunnah?
“Dan hendaklah orang-orang takut kepada Allah, bila seandainya mereka meninggalkananak-anaknya, yang dalam keadaan lemah, yang mereka khawatirkan terhadap(kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allahdan mengucapkan perkataan yang benar”. (QS An-Nisa’: 9)
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan faqihkan ia dalam agama.” (Muttafaq‘alaihi).
“Barang siapa yangmenempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka akan Allah mudahkan jalannyamenuju surga.” (HR. Muslim).
3. Sebagai perlindungan diri
Allah Ta'ala berfirman:وَمَا كَانَ ٱلْمُؤْمِنُونَ لِيَنفِرُوا۟ كَآفَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَآئِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوا۟ فِى ٱلدِّينِ وَلِيُنذِرُوا۟ قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوٓا۟ إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidakpergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalampengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnyaapabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya“.(QS. At-Taubah: 122)
4. Mendapat pahala
Rasulullah SAW. bersabda,“Belajarlah kalian semua atas ilmu yang kalian inginkan, maka demi Allah tidak akan diberikan pahala kalian sebab mengumpulkan ilmu sehingga kamumengamalkannya“. (HR. Abu Hasan)
Baca juga: Benarkah Menuntut Ilmu Lebih Utama dari Amalan Sunnah?
5. Menjadi pendidik bagi anak-anaknya
وَلْيَخْشَ الَّذِينَلَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةًضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوااللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا
“Dan hendaklah orang-orang takut kepada Allah, bila seandainya mereka meninggalkananak-anaknya, yang dalam keadaan lemah, yang mereka khawatirkan terhadap(kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allahdan mengucapkan perkataan yang benar”. (QS An-Nisa’: 9)
6. Mendapat kebaikan
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,مَنْ يُرِدِاللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُفِي الدِّينِ
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan faqihkan ia dalam agama.” (Muttafaq‘alaihi).
7. Dimudahkan jalan menuju surga
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,مَنْ سَلَكَطَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَاللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَىالجَنَّةِ
“Barang siapa yangmenempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka akan Allah mudahkan jalannyamenuju surga.” (HR. Muslim).
8. Menjadi amal jariyah
Dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapayang mengajak orang lain untuk mengikuti petunjuk, niscaya akan mendapatkanpahala yang sama dengan orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala merekasedikit pun.” (HR Muslim)Lihat Juga :