Perayaan Maulid : Gembira Mendengar Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Siksa Abu Lahab Diringankan
Kamis, 04 September 2025 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
1. Imam Al-Bukhari meriwayatkannya.
2. Para ulama yang bergelar al-Hafidz berpegang dengan hadis tersebut.
3. Hadis tersebut menerangkan kisah dan kelebihan-kelebihan, bukan masalah halal dan haram.
Imam Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam kitab Bidayah wa Nihayahnya berkata: "Diringankannya siksaan Abu Lahab adalah berupa balasan dari rasa gembiranya ia ketika Nabi dilahirkan kemudian ia memerdekakan budaknya Tsuaibah."
Imam al-Hafidz Abdurrahman Asy-Syaibani dalam kitab Sirahnya berkata: "Diringankannya siksaan Abu Lahab hanyalah sebab kemuliaan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam.
Imam al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fathulbarinya berkata: "Hasil dari perkara ini adalah keringanan siksaan Abu Lahab merupakan suatu balasan baik atas kebaikan yang ia lakukan, yaitu gembiranya ia ketika nabi dilahirkan kemudian ia memerdekakan budaknya Tsuaibah."
Kisah tersebut adalah suatu kisah yang sudah masyhur dalam kitab-kitab hadis dan sejarah dan kisah tersebut disampaikan juga oleh para al-Hafidz yang dipercaya dan diperpegangi.
Kisah ini disampaikan sang Imam hadis yaitu Imam al-Bukhari dalam kitab sahihnya, dimana kitab itu disepakati tentang keagungannya dan hadis-hadis musrsalnya tidak keluar dari daerah maqbul (diterima).
Apabila Abu Lahab yang merupakan seorang kafir yang jelas dalam Al-Qur'an dijelaskan masuk neraka, ia mendapat balasan baik sebab bergembiranya dengan kelahiran Nabi. Lantas bagaimana dengan muslim yang bertauhid bergembira dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Wallahu A'lam
Baca juga: Meneladani Akhlak dan Keseharian Rasulullah SAW
2. Para ulama yang bergelar al-Hafidz berpegang dengan hadis tersebut.
3. Hadis tersebut menerangkan kisah dan kelebihan-kelebihan, bukan masalah halal dan haram.
Imam Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam kitab Bidayah wa Nihayahnya berkata: "Diringankannya siksaan Abu Lahab adalah berupa balasan dari rasa gembiranya ia ketika Nabi dilahirkan kemudian ia memerdekakan budaknya Tsuaibah."
Imam al-Hafidz Abdurrahman Asy-Syaibani dalam kitab Sirahnya berkata: "Diringankannya siksaan Abu Lahab hanyalah sebab kemuliaan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam.
Imam al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fathulbarinya berkata: "Hasil dari perkara ini adalah keringanan siksaan Abu Lahab merupakan suatu balasan baik atas kebaikan yang ia lakukan, yaitu gembiranya ia ketika nabi dilahirkan kemudian ia memerdekakan budaknya Tsuaibah."
Kisah tersebut adalah suatu kisah yang sudah masyhur dalam kitab-kitab hadis dan sejarah dan kisah tersebut disampaikan juga oleh para al-Hafidz yang dipercaya dan diperpegangi.
Kisah ini disampaikan sang Imam hadis yaitu Imam al-Bukhari dalam kitab sahihnya, dimana kitab itu disepakati tentang keagungannya dan hadis-hadis musrsalnya tidak keluar dari daerah maqbul (diterima).
Apabila Abu Lahab yang merupakan seorang kafir yang jelas dalam Al-Qur'an dijelaskan masuk neraka, ia mendapat balasan baik sebab bergembiranya dengan kelahiran Nabi. Lantas bagaimana dengan muslim yang bertauhid bergembira dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Wallahu A'lam
Baca juga: Meneladani Akhlak dan Keseharian Rasulullah SAW
(wid)
Lihat Juga :