Kisah Hikmah : Ketakwaan Membawa Selamat dari Berbagai Musibah
Senin, 01 Desember 2025 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Allah subhanahu wata’ala mengabulkan permohonan Nabi Yunus, kemudian menyelamatkannya dari kegelapan dalam perut ikan. Allah menyelamatkannya dari duka dan kesedihan.
Dalam ayat yang lain, surat ash-Shaffaat ayat 143—144, Allah peringatkan tentang keadaan Nabiyyullah Yunus ‘alaihissalam,
“Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah,”
“niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan.”
Ketakwaan menghadirkan kebaikan-kebaikan di dunia. Ketakwaan menyelamatkan pelakunya dari siksa neraka. Dan ketakwaan, menjaminkan seseorang memperoleh kebahagiaan yang kekal di hari pembalasan kelak.
Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala :
“Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Rabb-mu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.”(QS Maryam : 71-72)
Baca juga: Amalan Menjaga Keseimbangan Alam yang Dicontohkan Rasulullah SAW, Simak di Sini!
Dalam ayat yang lain, surat ash-Shaffaat ayat 143—144, Allah peringatkan tentang keadaan Nabiyyullah Yunus ‘alaihissalam,
فَلَوْلَآ اَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِيْنَ
“Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah,”
لَلَبِثَ فِيْ بَطْنِهِ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
“niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan.”
Buah dari Takwa
Dai yang berkhidmat di lembaga dakwah ini, mengatakan, dua contoh kisah Nabi di masa lalu kita yakini akan kebenarannya. Tentu masih banyak contoh lainnya yang menggambarkan bagaimana seorang hamba selamat dari berbagai ragam bahaya yang mengancam jiwa, duka lara, dan kesedihan, karena takwa.Ketakwaan menghadirkan kebaikan-kebaikan di dunia. Ketakwaan menyelamatkan pelakunya dari siksa neraka. Dan ketakwaan, menjaminkan seseorang memperoleh kebahagiaan yang kekal di hari pembalasan kelak.
Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala :
وَإِنْ مِنْكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا كَانَ عَلَى رَبِّكَ حَتْمًا مَقْضِيًّا. ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا
“Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Rabb-mu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.”(QS Maryam : 71-72)
Baca juga: Amalan Menjaga Keseimbangan Alam yang Dicontohkan Rasulullah SAW, Simak di Sini!
(wid)
Lihat Juga :