Kisah Sulaiman bin Yasar, Pria Gagah nan Tampan yang Selalu Menjaga Pandangannya

Senin, 17 November 2025 - 17:46 WIB
loading...
Kisah Sulaiman bin Yasar,...
Kisah ini datang dari seorang hamba yang saleh bernama Sulaiman bin Yasar rahimahullah. Ia adalah seorang pria yang sangat tampan dan gagah, dan paling menjaga pandangan dan dirinya dari keharaman Allah SWT. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kisah hikmah ini datang dari seorang hamba yang saleh bernama Sulaiman bin Yasar rahimahullah. Ia adalah seorang pria yang sangat tampan dan gagah, dan paling menjaga pandangan dan dirinya dari keharaman Allah SWT ! Kisah Sulaiman bin Yasar ini diceritakan dalam kitab 'Hilyah Al-Awliyaa' karya Abu Nu'aim (2/191).

Alkisah, Sulaiman bin Yasar keluar dari Madinah untuk melakukan safar bersama temannya, dan setibanya mereka di kota Abwaa, temannya berdiri berjalan menuju sebuah pasar untuk membeli (bekal) makanan bagi mereka, dan Sulaiman pun duduk di tenda (menanti temannya).

Saat menunggu temannya tersebut, ternyata ada seorang wanita dusun dari penduduk gunung memandangnya dari tenda miliknya, dan ketika wanita itu melihat ketampanan Sulaiman dan kegagahannya maka turunlah dia dari atas bukit menemui Sulaiman, dengan memakai cadar dan sarung tangannya, kemudian dia datang dan berdiri di hadapan Sulaiman.



Kemudian dia membuka wajahnya yang laksana rembulan di malam purnama seraya berkata: "Apakah engkau mau memberiku (sesuatu)?".

Maka Sulaiman pun menundukkan pandangan -nya dari wanita tersebut! Sulaiman mengira bahwa dia adalah wanita miskin yang membutuhkan makanan, maka Sulaiman pun berdiri untuk memberikannya sebagian makanan (sisa perjalanan yang ada padanya).

Ketika sang wanita melihat itu, dia pun berkata: "Aku tidak menginginkan makanan ini, tetapi yang aku inginkan ialah apa yang dilakukan oleh seorang pria terhadap istrinya!!

Maka berubahlah wajah Sulaiman dan menjadi legam dan dia pun teriak sembari mengatakan: "Sungguh Iblis yang telah mengirim dirimu kepadaku!!"

Baca juga: 9 Manfaat Menjaga Pandangan, Kaum Muslim Wajib Tahu!

Kemudian Sulaiman menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya, lalu dia benamkan kepalanya di antara kedua lututnya, dan mulailah dia menangis dan berteriak!!

Maka tatkala wanita cantik jelita tersebut melihat bahwa Sulaiman tidak ingin melihat kepada dirinya, dia pun menutupkan cadar ke wajahnya, dan berpaling kembali menuju tendanya.

Beberapa saat kemudian, datanglah temannya yang telah membeli (bekal) makanan bagi mereka, dan tatkala melihat Sulaiman kedua matanya lembab karena tangisannya yang kuat dan terengah-engah suaranya, dia pun bertanya:

"Apa yang menyebabkanmu menangis?!!

Sulaiman menjawab: "baik-baik saja!! Aku teringat anak perempuan dan anak lelakiku!!

Temannya berkata: "tidak!! Pasti engkau mengalami sebuah kejadian!! Karena engkau meninggalkan anak-anakmu baru tiga hari atau lebih.

Temannya itu terus bertanya mendesaknya hingga Sulaiman pun memberitahukannya akan kisah seorang wanita bersamanya!! Maka temannya pun memutuskan perjalanan, dan mulailah dia menangis sejadi-jadinya dan Sulaiman pun bertanya (keheranan) kepadanya:

"Dan engkau sendiri, apa yang menyebabkan engkau menangis!!"

Maka temannya menjawab: "Aku lebih berhak menangis daripada engkau!!"

Sulaiman pun berkata: "kenapa?!!!"

Dia menjawab: ❝ Karena sejatinya aku lebih khawatir jika seandainya aku yang berada pada posisimu maka belum tentu aku bisa bersabar dari wanita tersebut!! ❞

Maka mulailah Sulaiman bersama temannya menangis!!

Akhirnya, Sulaiman tiba ke kota Makkah dan melakukan thawaf dan sa'i, beliau pun mendatangi Hijr dan berselimut dengan kainnya, kemudian beliau pun mengantuk dan tertidur sejenak.

Maka beliau melihat di dalam mimpinya, seorang pria yang tampan dan gagah lagi tinggi, memiliki bentuk fisik yang indah dan beraroma wangi, maka Sulaiman bertanya kepadanya: "Siapa engkau -semoga Allah merahmatimu-?!!

Orang itu menjawab: "saya adalah Yusuf bin Ya'qub."

Sulaiman berkata: "Engkau Yusuf Nabi yang jujur?"

Berkata Sulaiman: "Sungguh kisah engkau bersama wanita pembesar kerajaan sangat mengagumkan."

Maka Yusuf 'alaihis salam berkata kepadanya: "Bahkan kisahmu dengan wanita Abwaa tersebut lebih mengagumkan!

Baca juga: Tips Cara Menjaga Pandangan bagi Kaum Wanita, Simak di Sini!
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Rekomendasi
Subuh ke Magrib hanya...
Subuh ke Magrib hanya 1 Jam, Puasa di Murmansk Cuma 60 Menit
Fenomena Air Terjun...
Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Artikel Terkini
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Infografis
Gunung Pelangi China,...
Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebut dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved