5 Hadis Nabi Tentang Sosok Ibu, Simak di Sini!
Senin, 22 Desember 2025 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Hadis tersebut menunjukan bahwa kedudukan seorang ibu sangatlah tinggi dalam islam, salah satunya dalam hak diberikan kasih sayang oleh anak kepadanya.
Dari Abu Harairah, bahwa Rasulullah saw bersabda:
"Tiga doa yang dikabulkan, tidak ada keraguan padanya (dikabulkannya): Doa orang yang terzalimi, doa orang yang dalam perjalanan, dan doa orang tua terhadap anaknya." (HR. Tirmidzi, no. 1905; Ahmad, no. 10231)
Maka dari hadis tersebut, penting bagi anak untuk selalu berbakti kepada orang tua terutama ibunya demi mendapatkan doa yang terbaik baginya.
Diriwayatkan dari Muawiyah bin Jahimah As-Sulami, bahwa Jahimah datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata:
"Wahai Rasulullah! Aku ingin keluar dan berperang (berjihad) dan aku datang untuk meminta nasihatmu." Beliau bertanya: "Apakah kamu punya ibu?" Dia menjawab: "Ya." Beliau berkata: "Kalau begitu tinggallah bersamanya, karena surga ada di bawah telapak kakinya." (HR. An-Nasai, no. 3104; Ahmad, no. 15577)
Diriwayatkan dari Abdullah:
2. Doa Ibu yang Diijabah oleh Allah
Selanjutnya, terdapat hadis yang menjelaskan bahwa doa seorang ibu yang akan diijabah oleh Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi no.1905 dan Ahmad, no. 10231 :Dari Abu Harairah, bahwa Rasulullah saw bersabda:
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
"Tiga doa yang dikabulkan, tidak ada keraguan padanya (dikabulkannya): Doa orang yang terzalimi, doa orang yang dalam perjalanan, dan doa orang tua terhadap anaknya." (HR. Tirmidzi, no. 1905; Ahmad, no. 10231)
Maka dari hadis tersebut, penting bagi anak untuk selalu berbakti kepada orang tua terutama ibunya demi mendapatkan doa yang terbaik baginya.
3. Ibu sebagai Jalan Menuju Surga
Hadis tentang ibu ketiga berisi tentang ibu yang dapat menjadi salah satu jalan demi menuju surga. hal ini dikarenakan surga berada di telapak kaki ibu sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat An-Nasai, no. 3104 dan Ahmad, no. 15577 :Diriwayatkan dari Muawiyah bin Jahimah As-Sulami, bahwa Jahimah datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata:
عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السُّلَمِيِّ، أَنَّ جَاهِمَةَ، جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ . فَقَالَ " هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ " . قَالَ نَعَمْ . قَالَ " فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا "
"Wahai Rasulullah! Aku ingin keluar dan berperang (berjihad) dan aku datang untuk meminta nasihatmu." Beliau bertanya: "Apakah kamu punya ibu?" Dia menjawab: "Ya." Beliau berkata: "Kalau begitu tinggallah bersamanya, karena surga ada di bawah telapak kakinya." (HR. An-Nasai, no. 3104; Ahmad, no. 15577)
4. Berbuat Baik kepada Orang Tua, Terutama Ibu
Seperti pada hadis pertama, hadis tentang ibu keempat menjelaskan bagaimana Allah SWT mencintai kepada manusia yang salah satunya berbakti kepada orang tua, terutama kepada ibunya sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari, no. 527 dan Muslim, no. 85 :Diriwayatkan dari Abdullah:
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ الْوَلِيدُ بْنُ الْعَيْزَارِ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عَمْرٍو الشَّيْبَانِيَّ، يَقُولُ حَدَّثَنَا صَاحِبُ، هَذِهِ الدَّارِ وَأَشَارَ إِلَى دَارِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ " الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا ". قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ " ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ ". قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ " الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ". قَالَ حَدَّثَنِي بِهِنَّ وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِي.
Lihat Juga :