Bacaan Kamilin, Doa Setelah Salat Tarawih Lengkap dengan Dalilnya

Jum'at, 27 Februari 2026 - 19:45 WIB
loading...
Bacaan Kamilin, Doa...
Doa Kamilin lengkap Arab, latin, terjemahan dan dalilnya ini penting diketahui umat Islam. Doa ini sering diamalkan setelah melaksanakan Salat Tarawih setiap malam Ramadan. Foto ilustrasi/ist
A A A
Doa Kamilin lengkap Arab, latin, terjemahan dan dalilnya ini penting diketahui umat Islam. Doa ini sering diamalkan setelah melaksanakan Salat Tarawih setiap malam Ramadan.

Nama "Kamilin" diambil dari salah satu kalimat awal dalam doa tersebut. Doa itu lumayan panjang hingga satu halaman. Ada sekitar 24 permintaan dan harapan yang dipanjatkan dalam doa tersebut.

Keutamaan menghidupkan salat malam (Tarawih) pada bulan suci Ramadan diterangkan dalam Hadis berikut:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ


Artinya: "Barangsiapa salat malam (tarawih) di bulan Ramadhan karena beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau." (HR Al-Bukhari, Muslim)



Baca juga: Umrah Ramadan Sangat Digemari, Inilah 7 Keutamaannya!

Berikut Doa Kamilin setekah Salat Tarawih:

للهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ


Allahummaj'alna bil imani Kamiliin. Wa lil faraaidhi muaddiin. Wa lish-sholati haafidhiin. Wa liz-zakaati faa'ilin. Wa lima 'indaka thaalibiin. Wa li 'afwika raajiin. Wa bil-huda mutamassikiin. Wa 'anil laghwi mu'ridhin. Wa fid-dunya zahdiin. Wa fil 'akhirati raghibiin. Wa bil-qadhaa i raadliin. Wa lin na'ma i syakiriin. Wa 'alal balaa i shobirin. Wa tahta liwaa i Muhammadin shallallahu 'alaihi wasallam yaumal qiyamati saa iriina wa alal haudli waaridiin. Wa ilal jannati daakhiliin. Wa minan naari naajiin. Wa 'alaa sariirl karaamati qaa'idiin. Wa bi hurun 'in mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqîn wadiibaajin mutalabbisiin. Wa min tha'amil jannati Aakiliin. Wa min labanin wa 'asalin mushaffan syaaribiin. Bi akwaabin wa abaariiqa wa ka-sin min ma'iin. Ma'al ladziina an'amta 'alaihim minan Nabiyyina wash shiddiiqiina wasy syuhadaa i wash sholihiina wa hasuna ulaa ika rafiiqaa. Daalikal fadh-lu minallaahi wa kafaa billaahi 'Aaliman. Allahummaj'alnaa fi haadzihil lailatisy syahrisy syarifail mubarakah minas su'adaa’il maqbuuliin. Wa laa taj'alna minal asyqiyaa il marduudiin. Wa shallallahu 'ala sayyidin Muhammadin wa Aihi wa shahbihi ajma'in. Birahmatika ya Arhamar Rahimin wal hamdulillahi Rabbil 'Alamiin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara salat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadha-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami Nabi Muhammad SAW pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga Beliau (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para Nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang semua penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Dalil Doa Kamilin

Terkait dalil doa kamilin, menurut Buya Yahya, Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon ini, ada dalilnya jika diuraikan satu per satu. Hanya jasa tidak ada nash Nabi menjelaskan doa kamilin.

Ada berbagai dalil yang bisa dijadikan patokan dalam doa kamilin, di antaranya doa minta tambah iman, doa penegak salat, doa membayar zakat, dan lain-lain.

"Semua ada dalilnya kalau dirinci. Saya suka mendengar bid'ah doa tarawih itu. Apa yang salah dari maknanya, kalau ada yang salah dari maknanya dihapus saja. Minta surga, bisa minum air susu surga masa tidak boleh, aneh, semoga Allah mengampuni orang-orang aneh seperti itu," ucap Buya Yahya dalam salah satu tayangan tausiyahnya di AlBahjah TV.

Buya Yahya menambahkan membaca doa kamilin bukan suatu dosa. Maka membaca doa kamilin hukumnya boleh karena mengandung makna yang baik. "Selagi maknanya tidak salah, maka doa itu boleh dipanjatkan, doa kamilin maknanya sesuai dengan keagungan bulan Ramadan, dan itu indah," pungkas Buya Yahya.

Baca juga: 40 Amalan saat Umrah Ramadan yang Penting Diketahui Kaum Muslim
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Mentadaburi Al Quran...
Mentadaburi Al Quran Lebih Utama dari Berdoa, Begini Penjelasannya
Khotbah Jumat : Ciri-ciri...
Khotbah Jumat : Ciri-ciri Orang Sukses pada Bulan Ramadan
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Jakarta Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Bandung Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Semarang Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Rekomendasi
Cacing Api Serbu Pesisir...
Cacing Api Serbu Pesisir Teluk Texas, Warga AS Diminta Hindari Pantai
Pemicu Gerakan Gempa...
Pemicu Gerakan Gempa Bumi Melambat Ternyata Ini Penyebabnya
Ilmuwan Ungkap Bab Tersembunyi...
Ilmuwan Ungkap Bab Tersembunyi dalam Evolusi Manusia
Artikel Terkini
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Infografis
Umat Muslim Dianjurkan...
Umat Muslim Dianjurkan Memperbanyak Doa Sambut Ramadhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved