Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Minggu, 12 April 2026 - 09:53 WIB
loading...
A
A
A
Ibnu Katsir menafsirkan: (Dan apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua), yakni untuk kali yang terakhir, yakni jika kalian (Bani Israil) merusak untuk kedua kalinya dan datang musuh-musuh kalian. (Kami datangkan orang-orang lain atau kami bangkitkan musuhmu untuk menyuramkan wajahmu), yakni mereka akan menghinakan dan mengalahkan kalian. (Dan mereka masuk ke dalam masjid), yaitu Baitul Maqdis. (Sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama) yakni pada giliran di mana mereka merajalela di kampung-kampung (untuk membinasakan), yakni menghancurkan dan meluluhlantakkan, (apa saja yang mereka kuasai), yakni apa yang tampak sehabis-habisnya.
Sebagian mufasir mengatakan belum terjadi dan sebagian yang lain mengatakan telah terjadi. Sebagian dari mereka juga mengatakan bahwa kerusakan pertama telah terjadi, sedangkan kerusakan yang kedua belum terjadi. Ada banyak pendapat tentang masalah ini. Di antara pendapat tersebut yakni sebagai berikut
Pendapat pertama, kerusakan pertama terjadi sesudah Nabi Sulaiman di mana kaum (Bani Israil) kembali kepada kemusyikan, penyembah berhala, dan kezaliman sehingga Allah mengirimkan Nebukadnezar dari Babilonia untuk membunuhi mereka, menumpas dan membawa mereka sebagai tawanan pada 586 M.
Sedangkan kerusakan kedua terjadi pada zaman Romawi pada 70 M hingga 125 M. Sehingga Allah SWT mengirimkan penguasa bernama Titus dan Hadrianus untuk membunuhi dan mengusir mereka sehingga mereka terpencar-pencar di berbagai penjuru dunia.
Pendapat kedua, kerusakan pertama adalah kerusakan yang sama dengan pendapat pertama yaitu ketika Nebukadnezar mendatangi dan menumpas mereka. Sedangkan kerusakan kedua terjadi pada zaman nabi Muhammad SAW yaitu yang terjadi pada Yahudi Madinah dan Khaibar.
Pendapat ketiga, kerusakan pertama adalah kerusakan yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW. Sedangkan kerusakan kedua adalah yang terjadi hari ini di Palestina oleh Israel (negara zionis).
"Inilah kerusakan kedua yang sedang berlangsung saat ini, dan tinggal janji kehancuran mereka yang belum terwujud, yaitu janji akhir (janji kedua) berupa pembalasan atas mereka dan pemberian kekuasaan kepada umat Islam atas mereka, kekalahan mereka, dan masuknya Islam sekali lagi ke Masjidil Al Aqsha untuk mengecewakan dan menghinakan orang-orang Yahudi," tulis Mahdiy Saied Rezk Karisem.
Baca juga: Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kerusakan Bumi oleh Bani Israil atau Israel?
Mahdiy Saied Rezk Karisem dalam buku "Sejarah dan Keutamaan Masjid Al Aqsha dan Al Quds" menjelaskan bahwa para mufasir berbeda pendapat mengenai apakah dua perusakan atau dua kerusakan itu sudah terjadi atau belum.Sebagian mufasir mengatakan belum terjadi dan sebagian yang lain mengatakan telah terjadi. Sebagian dari mereka juga mengatakan bahwa kerusakan pertama telah terjadi, sedangkan kerusakan yang kedua belum terjadi. Ada banyak pendapat tentang masalah ini. Di antara pendapat tersebut yakni sebagai berikut
Pendapat pertama, kerusakan pertama terjadi sesudah Nabi Sulaiman di mana kaum (Bani Israil) kembali kepada kemusyikan, penyembah berhala, dan kezaliman sehingga Allah mengirimkan Nebukadnezar dari Babilonia untuk membunuhi mereka, menumpas dan membawa mereka sebagai tawanan pada 586 M.
Sedangkan kerusakan kedua terjadi pada zaman Romawi pada 70 M hingga 125 M. Sehingga Allah SWT mengirimkan penguasa bernama Titus dan Hadrianus untuk membunuhi dan mengusir mereka sehingga mereka terpencar-pencar di berbagai penjuru dunia.
Pendapat kedua, kerusakan pertama adalah kerusakan yang sama dengan pendapat pertama yaitu ketika Nebukadnezar mendatangi dan menumpas mereka. Sedangkan kerusakan kedua terjadi pada zaman nabi Muhammad SAW yaitu yang terjadi pada Yahudi Madinah dan Khaibar.
Pendapat ketiga, kerusakan pertama adalah kerusakan yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW. Sedangkan kerusakan kedua adalah yang terjadi hari ini di Palestina oleh Israel (negara zionis).
"Inilah kerusakan kedua yang sedang berlangsung saat ini, dan tinggal janji kehancuran mereka yang belum terwujud, yaitu janji akhir (janji kedua) berupa pembalasan atas mereka dan pemberian kekuasaan kepada umat Islam atas mereka, kekalahan mereka, dan masuknya Islam sekali lagi ke Masjidil Al Aqsha untuk mengecewakan dan menghinakan orang-orang Yahudi," tulis Mahdiy Saied Rezk Karisem.
Baca juga: Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
(wid)
Lihat Juga :