Menganiaya Diri dalam Islam: Antara Dosa dan Konsekuensinya
Senin, 20 April 2026 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Misalnya, ketika kita mencintai dan takut kepada pasangan hidup lebih dari kadar cinta dan takut kita pada Allah, maka pasangan hidup kita hakikatnya merupakan sesuatu yang kita jadikan sebagai “sembahan” tandingan Allah.
Demikian juga jika cinta dan takut yang kita rasakan pada bos di kantor melebihi cinta dan takut pada Allah, maka bos kita tersebut merupakan sembahan yang kita miliki selain Allah. Sungguh, tiadalah beruntung orang-orang yang memiliki sesembahan selain Allah.
Allah Ta'ala berfirman:
“Dan Kami tidaklah menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka,” (QS. Hud : 101)
Baca juga: Dalil Hadis Tentang Anjuran Puasa Sunnah di Bulan Zulkaidah
Demikian juga jika cinta dan takut yang kita rasakan pada bos di kantor melebihi cinta dan takut pada Allah, maka bos kita tersebut merupakan sembahan yang kita miliki selain Allah. Sungguh, tiadalah beruntung orang-orang yang memiliki sesembahan selain Allah.
Allah Ta'ala berfirman:
وَمَا ظَلَمۡنٰهُمۡ وَلٰـكِنۡ ظَلَمُوۡۤا اَنۡفُسَهُمۡ فَمَاۤ اَغۡنَتۡ عَنۡهُمۡ اٰلِهَتُهُمُ الَّتِىۡ يَدۡعُوۡنَ مِنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ مِنۡ شَىۡءٍ لَّمَّا جَآءَ اَمۡرُ رَبِّكَؕ وَمَا زَادُوۡهُمۡ غَيۡرَ تَتۡبِيۡبٍ
“Dan Kami tidaklah menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka,” (QS. Hud : 101)
Baca juga: Dalil Hadis Tentang Anjuran Puasa Sunnah di Bulan Zulkaidah
(wid)
Lihat Juga :