Mengenal Badal Haji: Pengertian, Syarat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Minggu, 26 April 2026 - 10:30 WIB
loading...
Mengenal Badal Haji:...
Badal Haji merupakan kegiatan menghajikan orang yang belum haji karena tidak mampu secara fisik. Seperti terkena penyakit atau meninggal sebelum menunaikan ibadah tersebut. Foto ilustrasi/ist
A A A
Istilah Badal Haji perlu diketahui dan dipahami oleh setiap umat muslim, supaya dalam praktiknya sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak salah kaprah.

Badal Haji merupakan kegiatan menghajikan orang yang belum haji karena tidak mampu secara fisik. Seperti terkena penyakit atau meninggal sebelum menunaikan ibadah tersebut.

Badal Haji ini umumnya dilakukan untuk mewakilkan atau menggantikan jemaah haji yang uzur secara jasmani dan rohani sehingga tidak dapat melaksanakan wukuf di Arafah .



Hadis yang berkaitan dengan badal haji ini salah satunya adalah riwayat dari Bukhari dan Muslim sebagai berikut.

"Dari Ibnu Abbas dari Al-Fadl: Seorang perempuan dari kabilah Khats'am bertanya kepada Rasulullah, 'Wahai Rasulullah, ayahku telah wajib haji, tapi dia sudah tua renta dan tidak mampu lagi duduk di atas kendaraan?' Jawab Rasulullah: Kalau begitu lakukanlah haji untuk dia!"

Baca juga: Bukan Sekadar Ibadah, Ini 11 Keutamaan Haji bagi Jamaah dan Keluarganya

Itulah mengapa badal haji ini diperbolehkan untuk dilakukan. Namun mewakili orang untuk menjalankan ibadah haji tidak boleh sembarangan dan harus sesuai syariat.

Syarat dan Hukum Badal Haji

Pada dasarnya empat ulama besar sepakat bahwa seseorang yang akan melakukan badal haji harus pernah menjalankan ibadah haji terlebih dahulu. Karena, bila belum menjalankan haji untuk dirinya, orang yang melakukan badal haji ini akan berdosa.

Hal tersebut berlandaskan hadis riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah berikut.

"Dari Ibnu Abbas pada saat melaksanakan haji, Rasulullah SAW mendengar seorang lelaki berkata, 'Labbaika 'an Syubrumah' Lalu Rasulullah bertanya, 'Siapa Syubrumah?' Lalu dijawab, 'Dia saudaraku atau kerabatku, wahai Rasulullah', jawab lelaki itu. 'Apakah kamu sudah pernah haji?' Rasulullah bertanya. 'Belum' jawabnya. 'Berhajilah untuk dirimu, lalu berhajilah untuk Syubrumah' lanjut Rasulullah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Rekomendasi
Fakta Air Laut di Selat...
Fakta Air Laut di Selat Gibraltar yang Tidak Bercampur Seperti Tertulis di Surat Ar Rahman 19-20
Arkeolog Temukan Benua...
Arkeolog Temukan Benua Purba Tersembunyi di Bawah Lautan Arktik
Terpantau Keluar dari...
Terpantau Keluar dari Rotasinya, Astronom Sebut Matahari Mulai Tidak Stabil
Artikel Terkini
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Infografis
Mengenal Virus Marburg,...
Mengenal Virus Marburg, Gejala, Penyebab dan Cara Penularan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved