Siapa Pemasang Kiswah Kakbah Pertama? Ini Kisah Uniknya dari Negeri Yaman
Kamis, 07 Mei 2026 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, raja ini mampir ke Mekkah dalam perjalanan pulang ke Yaman. Ketika ia berada di antara Usfan dan Amaja, ia didatangi sekelompok orang dari Hudzail bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudzar bin Nizar bin Ma'ad.
Mereka berkata kepadanya, "Paduka raja, maukah paduka raja kami beritahu tentang rumah penyimpanan harta melimpah yang disembunyikan raja-raja sebelum paduka raja? Di dalamnya terdapat mutiara, zabarjad, intan berlian, emas, dan perak?"
Tubba' berkata: "Ya, saya mau".
Mereka berkata: "Yaitu rumah di Mekkah yang disembah penduduknya dan mereka sholat di sampingnya."
Orang-orang Hudzail ingin mencelakakan Raja Tubba' dengan cara seperti itu, karena mereka tahu betul bahwa siapa saja yang ingin merusak Baitullah, pasti ia celaka.
Tatkala Tubba' telah bersiap diri untuk mengikuti arahan orang-orang Hudzail, ia mengutus seseorang untuk menemui dua rahib Yahudi guna menanyakan arahan orang-orang Hudzail tersebut.
Kedua rahib Yahudi berkata kepada Tubba': "Orang-orang Hudzail hanya ingin mencelakakan dirimu dan pasukanmu, karena kita tidak tahu ada rumah selain Baitullah di muka bumi ini yang khusus dijadikan Allah sebagai rumah-Nya. Jika engkau menuruti arahan mereka, engkau pasti mati dan orang-orang yang bersamamu."
Raja Tubba' berkata kepada kedua rahib Yahudi, "Kalau begitu, apa yang kalian berdua perintahkan kepadaku, jika aku datang ke Makkah?"
Kedua rahib Yahudi berkata, "Engkau harus berbuat seperti yang dikerjakan penduduknya. Engkau thawaf di samping Kakbah, mengagungkannya, memuliakannya, mencukur rambut di sampingnya, dan merendahkan diri di sampingnya hingga engkau keluar daripadanya."
Tubba' berkata: "Apa yang membuat kalian berdua melarangku mengikuti arahan orang-orang Hudzail?"
Mereka berkata kepadanya, "Paduka raja, maukah paduka raja kami beritahu tentang rumah penyimpanan harta melimpah yang disembunyikan raja-raja sebelum paduka raja? Di dalamnya terdapat mutiara, zabarjad, intan berlian, emas, dan perak?"
Tubba' berkata: "Ya, saya mau".
Mereka berkata: "Yaitu rumah di Mekkah yang disembah penduduknya dan mereka sholat di sampingnya."
Orang-orang Hudzail ingin mencelakakan Raja Tubba' dengan cara seperti itu, karena mereka tahu betul bahwa siapa saja yang ingin merusak Baitullah, pasti ia celaka.
Tatkala Tubba' telah bersiap diri untuk mengikuti arahan orang-orang Hudzail, ia mengutus seseorang untuk menemui dua rahib Yahudi guna menanyakan arahan orang-orang Hudzail tersebut.
Kedua rahib Yahudi berkata kepada Tubba': "Orang-orang Hudzail hanya ingin mencelakakan dirimu dan pasukanmu, karena kita tidak tahu ada rumah selain Baitullah di muka bumi ini yang khusus dijadikan Allah sebagai rumah-Nya. Jika engkau menuruti arahan mereka, engkau pasti mati dan orang-orang yang bersamamu."
Raja Tubba' berkata kepada kedua rahib Yahudi, "Kalau begitu, apa yang kalian berdua perintahkan kepadaku, jika aku datang ke Makkah?"
Kedua rahib Yahudi berkata, "Engkau harus berbuat seperti yang dikerjakan penduduknya. Engkau thawaf di samping Kakbah, mengagungkannya, memuliakannya, mencukur rambut di sampingnya, dan merendahkan diri di sampingnya hingga engkau keluar daripadanya."
Tubba' berkata: "Apa yang membuat kalian berdua melarangku mengikuti arahan orang-orang Hudzail?"
Lihat Juga :