Ustaz Adi Hidayat Temukan Obat Covid-19 Bersumber dari Hadis Nabi

Minggu, 20 September 2020 - 17:57 WIB
loading...
Ustaz Adi Hidayat Temukan...
Ustaz Adi Hidayat (UAH) membeberkan obat Covid-19 dalam satu paparannya di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/dok Channel Ustaz Adi Hidayat
A A A
Dai yang juga Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustaz Adi Hidayat (UAH) membeberkan 'obat' Covid-19 yang bersumber dari Hadis Nabi dalam satu paparannya di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan. UAH mengatakan obat ini sebagai hasil risetnya selama 6 bulan menangani Covid-19.

UAH mengatakan obat ini lebih tepat disebut dengan pendekatan Thibbun Nabawi (pengobatan ala Rasulullah).Terbukti cara ini telah dipakai oleh Pemerintah Tiongkok saat Wuhan dilanda pandemi Covid. Hebatnya Tiongkok saat Covid-19 menyerang Wuhan, presidennya mengumpulkan semua tim medis, dokter, ahli herbal untuk menangani pandemi tersebut. (Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Obat Virus Corona dalam Al-Qur'an )

"Ada sekitar 1000 list yang mereka petakan termasuk dari sisi muamalah dan Masya Allah Tiongkok dapat keluar dari masalah Covid-19 . Artinya, mereka melihat peluang dan rahmat Allah yang diisyaratkan Nabi sehingga mereka bisa memanfaatkan peluang tersebut," beber UAH dalam rangkaian Dies Natalis ke-64 Unhas yang disiarkan langsung secara virtual dan live streaming 10 September 2020 lalu.

(Baca juga : Polantas yang Mencabuli Anak di Bawah Umur Dijadikan Tersangka )

UAH menegaskan bahwa hasil risetnya ini bisa diuji oleh siapa saja yang ingin membuktikan kebenarannya. Meski UAH tidak menyampaikan secara detail jenis herbalnya, dia menyatakan bahwa obat Thibbun Nabawi sangat efektif menangani Covid-19 .

UAH mengatakan selain mengonsumsi herbal ini, seseorang harus membangun persepsi yang positif sebagai salah satu cara untuk sembuh dari segala penyakit. Hal ini sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an . Ada zikirnya diajarkan oleh Al-Qur'an, misalnya doa Nabi Ibrahim, doa Nabi Ayyub 'alaihissalam yang divonis orang tak akan sembuh, ternyata Allah menyembuhkannya lewat doa beliau yang populer. "Allahumma annii massaniyadh-dhurru wa Anta Arhamur Roohimiin (Ya Allah Tuhanku, sungguh aku telah ditimpa penyakit (derita) dan Engkau Tuhan yang Maha Penyayang dari semua penyayang). (Surah Al-Anbiya: Ayat 83)

(Baca juga : Soal Isu Bandung Ditutup bagi Warga Luar Kota, Kapolrestabes Bandung: Hoaks Itu! )

Kemudian juga harus bersikap optimistis bahwa sakit itu akan sembuh. Kita lihat bagaimana Al-Qur'an mengajarkan ayat-ayat optimistis seperti Surah Al-Insyirah: "Fainna Ma'al 'usri Yusro (karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan). Ada juga ayat di Surah Al-Baqarah: "Laa Yukallifullahu Nafsan illaa Wus'aha (tidaklah Allah membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya).

"Saya sudah Zoom dengan 9 direktur rumah sakit dan beberapa pakar. Saya tidak katakan ini obat. Saya lebih menyukai namanya pendekatan Thibbun Nabawi. Saya juga sudah meriset gejala Covid-19 ini," jelas UAH . (Baca Juga: Bertambah 3.989, Total 244.676 Orang Positif Corona )

UAH membeberkan persepsi bagaimana peluang yang dibaca oleh Tiongkok sehingga menjadikan ini sebagai rahmat. Mereka bisa selamat dari hantaman Covid dan bisa meningkatkan ekonominya.

"Ketika saya riset gejalanya mulai dari imun menurun, pernafasan terganggu dan lain sebagainya, saya cari referensi dari Hadis Nabi dan Masya Allah Alhamdulillah ditemukanlah satu herbal yang mencakup semua gejala tadi. Dan dunia internasional belum mengetahui ini," uangkap UAH .

(Baca Juga: Pasien OTG Covid-19 di Wisma Atlet Capai 1.442 Orang )

Di Indonesia juga belum ditemukan materinya. Ini hanya ada di dua tempat di dunia. Di zaman Nabi ini juga telah dipraktikkan. Gejala serupa juga pernah ditangani Nabi dengan pendekatan bisa diminum, bisa juga dimasukkan ke hidung. Setelah saya cek, ternyata materinya sudah ada di jurnal internasional. Namun, UAH merahasiakan jurnalnya.

"Ini hanya kami dapatkan dari 2 tempat di dunia yaitu Himalaya dan Saudi Arabia bagian timur. Saya sudah pesan langsung dari Himalaya. Ketika saya pesan, ternyata herbalnya harus masuk dulu ke China Wuhan. Alamatnya ternyata tercantum nama Wuhan," beber UAH .

UAH juga mengungkapkan herbal ini bisa dipakai untuk obat diabetes. Penggunaannya hanya boleh dikonsumsi dua pekan. "Saya ingin katakan betapa ini rahmat dari Allah yang harus kita syukuri," ucapnya.

Di akhir paparannya, UAH mengatakan jika negara membutuhkan ini, silakan diuji. "Saya tidak akan mengambil manfaat apapun dari ini melainkan karena kecintaan kami kepada Indonesia. Hanya satu saja, sebutkan bahwa referensinya dari Hadis Nabi ," kata UAH.

(Baca Juga: Inilah Manfaat Wudhu untuk Mencegah Virus Corona )

Berikut video ceramah UAH yang disiarkan Channel Youtube Majlis Islami yang bersumber dari Channel Ustadz Adi Hidayat Official:
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Kumpulan Hadis Nabi...
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Huru-hara di Ambang...
Huru-hara di Ambang Kiamat : Nubuat Nabi SAW Mulai Terbukti?
Rekomendasi
Ikan Jatuh dari Langit...
Ikan Jatuh dari Langit Picu Kebakaran Hutan?
Ilmuwan Temukan Gumpalan...
Ilmuwan Temukan Gumpalan Air Raksasa yang Hilang di Tengah Atlantik
Mengenal Selat Gibraltar,...
Mengenal Selat Gibraltar, Laut Dua Warna yang Disebutkan dalam Al Quran
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved