Anggota Timwas Haji DPR Dapat Keluhan Makanan Jemaah Datang Terlambat

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:09 WIB
loading...
Anggota Timwas Haji...
Timwas Haji DPR RI memberikan catatan terhadap aspek katering dan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah. Catatan muncul setelah adanya keluhan keterlambatan distribusi makanan sambutan jemaah. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Anggota Timwas Haji DPR RI Abdul Wachid memberikan catatan terhadap aspek katering dan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah. Catatan itu muncul setelah adanya keluhan terkait keterlambatan distribusi makanan sambutan bagi jemaah yang baru tiba di pemondokan.

"Pelayanan yang sudah baik ini harus selalu ditingkatkan. Namun, saya masih mendapat keluhan terkait makanan selamat datang yang terlambat," ujar Wachid dikutip, Minggu (17/5/2026).

Baca juga: Manjakan Lidah Jemaah, Menu Katering Haji 2026 Kaya Cita Rasa Nusantara

Keterlambatan katering berdampak langsung pada kondisi fisik jemaah yang baru menempuh perjalanan panjang menuju Arab Saudi. "Jemaah menempuh perjalanan 10 jam ke Madinah tentu cukup lapar, sehingga terkadang saat kateringnya terlambat, mereka jadi tidak makan. Ini kan kasihan. Hal-hal seperti ini yang perlu kami catat, sehingga pelayanan ke depannya akan menjadi lebih baik," katanya.

Selain persoalan katering, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu juga menyoroti adanya jemaah yang terpisah dari rombongan saat pembagian kamar di pemondokan. Temuan tersebut sempat ramai disampaikan melalui kanal pengaduan publik kawal.haji.go.id dan turut mengganggu distribusi katering harian.

Menurut Wachid, persoalan ketidaksesuaian kamar mayoritas dialami jemaah pengganti atau susulan yakni mereka yang diberangkatkan menggantikan calon jemaah yang batal berangkat.

Untuk mencegah masalah administrasi yang berdampak pada pelayanan, politikus Gerindra itu meminta sinkronisasi data antara petugas di Indonesia dan Arab Saudi dipercepat.

"Memang ada kejadian seperti itu (terpisah dari rombongan), hal ini terjadi terutama pada jemaah pergantian. Data jemaah susulan inilah yang perlu disinkronkan lebih cepat antara pihak di Saudi dan Indonesia. Dengan begitu, hal ini tidak akan menjadi masalah bagi pelayanan di Saudi nantinya," ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Imam Chirri Membandingkan...
Imam Chirri Membandingkan Mukjizat Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Isa dan Nabi Musa
Pria Ini Pencipta Bom...
Pria Ini Pencipta Bom Hidrogen Pertama di Dunia, tapi Dirahasiakan Hampir 50 Tahun
Artikel Terkini
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved