Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Minggu, 14 Juni 2026 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa Allah secara khusus menyebut empat bulan tersebut sebagai bentuk pemuliaan. Oleh karena itu umat Islam diperintahkan menjauhi segala bentuk kezaliman dan kemaksiatan pada bulan-bulan tersebut.
Islam tidak pernah melarang pernikahan pada bulan Muharram maupun bulan lainnya. Bahkan dalam Islam, semua waktu pada dasarnya baik untuk melaksanakan akad nikah selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, anggapan bahwa pernikahan pada Bulan Suro pasti membawa petaka termasuk keyakinan yang tidak memiliki landasan dari Al-Qur'an maupun hadis.
Namun apabila sebuah tradisi disertai keyakinan bahwa benda tertentu, hewan tertentu, atau ritual tertentu dapat mendatangkan berkah, menolak bala, atau menentukan nasib seseorang, maka hal tersebut perlu diluruskan.
Seorang muslim meyakini bahwa hanya Allah SWT yang mendatangkan manfaat maupun menolak mudarat. Tidak ada benda, pusaka, hewan, maupun tempat tertentu yang memiliki kekuatan gaib secara mandiri.
Baca juga: Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Tidak Ada Larangan Menikah di Bulan Muharram
Keyakinan bahwa menikah pada bulan Muharram akan mendatangkan kesialan tidak memiliki dasar dalam syariat Islam.Islam tidak pernah melarang pernikahan pada bulan Muharram maupun bulan lainnya. Bahkan dalam Islam, semua waktu pada dasarnya baik untuk melaksanakan akad nikah selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, anggapan bahwa pernikahan pada Bulan Suro pasti membawa petaka termasuk keyakinan yang tidak memiliki landasan dari Al-Qur'an maupun hadis.
Tradisi Boleh, Keyakinan Menyimpang Harus Dihindari
Islam tidak melarang tradisi budaya selama tidak bertentangan dengan aqidah dan syariat. Tradisi kirab budaya, doa bersama, atau kegiatan sosial dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan masyarakat.Namun apabila sebuah tradisi disertai keyakinan bahwa benda tertentu, hewan tertentu, atau ritual tertentu dapat mendatangkan berkah, menolak bala, atau menentukan nasib seseorang, maka hal tersebut perlu diluruskan.
Seorang muslim meyakini bahwa hanya Allah SWT yang mendatangkan manfaat maupun menolak mudarat. Tidak ada benda, pusaka, hewan, maupun tempat tertentu yang memiliki kekuatan gaib secara mandiri.
Baca juga: Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
(wid)
Lihat Juga :